Politik Pemerintahan

6 Poin Kontrak Politik Hanindhito Pramono dengan PKS

Kediri (beritajatim.com) – Pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Kediri, Hanidhito Himawan Pramono dan Dewi Maria Ulfa kembali memperoleh dukungan dari partai politik. Kali ini datang dari PKS dengan jumlah kursi satu di parlemen.

Tatak Widi Harjuno, Ketua DPD PKS Kabupaten Kediri mengatakan, keputusan mengusung pasangan Mas Dhito dan Mbak Dewi menjadi wewenang DPP PKS. Namun mekanismenya melalui komunikasi dengan DPD PKS Kabupaten Kediri.

“Kita menyampaikan realitas di lapangan seperti apa kondisinya, apa adanya kita sampaikan. Keputusannya adalah dengan landasan pertama kita ingin ikut bersinergi dalam pemerintahan bagi kami di PKS,” ujar Gus Tatak, panggilan karibnya usai menyerahkan surat rekomendasi kepada putra Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Senin (31/8/2020).

Dalam memberikan dukungan, PKS melakukan kontrak politik dengan Mas Dhito dan Mbak Dewi. Ada enam poin yang kesepakatan antara kedua belah pihak.

Pertama berkomitmen memperjuangkan aspirasi umat Islam demi kemajuan dan kemaslahatan Kabupaten Kediri. Kedua, berkomitmen menyediakan pelayanan Pendidikan dan Kesehatan gratis untuk masyarakat Kabupaten Kediri.

Ketiga, berkomitmen menciptakan tata kelola pemerintah daerah yang demokratis, transparan, akuntabel dan bebas dari korupsi. Berkomitmen menjaga komunikasi secara langsung dan berkesinambungan serta melibatkan PKS Kabupaten Kediri dalam penyusunan kebijakan strategis di Kediri.

Keempat, dan profesi lain yang memberikan kontribusi besar terhadap pembangunan Kabupaten Kediri. Kelima berkomitmen memperhatikan hak dan kesejahteraun Guru, Petani, Buruh Karyawan, UMKM. Poin terakhir berkomitmen untuk memperhatikan dan mendukung kegiatan-kegiatan positif generasi muda.

“Dalam kontrak politik, DPD PKS Kabupaten Kediri bersedia memenuhi ketentuan sebagai berikut. Bekerja maksimal dengan menggerakkan mesin politik sampai struktur terendah untuk memenangkan Hanindhito Himawan Pramana dan pasangannya pada Pemilukada,” terangnya.

Butir kedua, DPD PKS Kabupaten Kediri dan Anggota DPRD periode 2019 – 2024 dari PKS akan mengawal dan mendukung penuh kebijakan Pemerintah Daerah untuk kemaslahatan masyarakat Kabupaten Kediri.

Terpisah, Hanindhito Pramono berterima kasih atas kepercayaan PKS terhadapnya. Dirinya berjanji akan menjaga komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan Kabupaten Kediri yang lebih baik dan bermartabat.

“Dari hasil komunikasi saya dengan pak Tatak yang sudah hampir 5 kali, sudah terlihat arahnya. Kita menghargai proses yang ada. Saya akan sangat mengapresiasi apa yang diamanatkan oleh PKS,” terang Mas Dhito.

Dengan bergabungnya PKS dalam barisan partai koalisi pengusung dan pendukung Mas Dhito dan Mbak Dewi, kini hanya menyisakan satu parpol yakni PPP. Terhadap seluruh parpol tersebut, Mas Dhito mengaku tidak akan memberikan target perolehan suara terhadapnya.

“Untuk setiap partai, saya tidak minta target. Tetapi yang terpenting adalah untuk menggerakan struktur partai nya. Jadi lebih melakukan sosialisasi terus ke masyarakat. Termasuk ke partai PDIP saya juga tidak menargetkan berapa suara,” tegasnya.

Untuk diketahui, KPU Kabupaten Kediri membuka pendaftaran pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kediri mulai 4 hingga 6 September 2020. Untuk syarat calon dari jalur partai politik, diusung oleh parpol atau gabungan parpol dengan perolehan 10 kursi DPRD. [nm/ted].





Apa Reaksi Anda?

Komentar