Politik Pemerintahan

6 ASN Pemkab Gresik Dijatuhi Hukuman

Gresik (beritajatim.com) – Sebanyak enam aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemkab Gresik dijatuhi hukuman.

Mereka yang mendapat hukuman terdiri satu orang PNS diberhentikan tidak dengan hormat, satu orang PNS diberhentikan sementara, tiga orang PNS diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri, dan satu orang PNS dibebaskan dari jabatan eseleon IV (nonjob).

“Khusus untuk PNS yang diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri. Mereka masih punya kesempatan punya hak pensiun dengan syarat saat diberhentikan tersebut berusia diatas 50 tahun, dan masa kerja diatas 20 tahun,” ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Gresik Nadhlif, Selasa (27/08/2019).

Nadlif menambahkan, PNS pelanggar sesuai PP nomor 53 tahun 2010. Dalam penjelasannya PNS yang tidak masuk kerja selama 46 hari dalam setahun (tidak secara berturut-turut) tanpa adanya keterangan yang sah maka akan dijatuhi disiplin berat.

Sementara PNS yang terkait pidana tipikor, penyalahgunaan kewenangan maka setelah putusan pengadilan, akan dikenakan pemberhentian tidak dengan hormat.

Untuk memperbaiki kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Gresik. Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto tidak hanya memberikan tunjangan sebagai reward. Bupati juga menjatuhkan sanksi tegas berupa punishment.

Untuk reward selain tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP), Bupati Sambari Halim Radianto juga menyiapkan reward khusus. Diberikan jabatan sesuai pangkatnya atau setingkat diatas pangkatnya.

Mereka yang akan mendapat reward dari Bupati ini adalah mereka atau PNS yang peduli terhadap lingkungannya. Dia berbuat banyak terhadap lingkungan sekitarnya dan mengharumkan nama Pemkab Gresik.

Misalnya, ada PNS yang peduli terhadap pembangunan dan banyak menyelesaikan masalah yang ada dilingkungannya dengan berkoordinasi dengan Pemkab Gresik. Maka dia pantas diusulkan untuk mendapatkan reward.

“Pasti reward khusus bagi PNS yang peduli terhadap lingkungan kerjanya serta pembangunan di daerahnya,” pungkas Sambari. [dny/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar