Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

57 Orang Ikut Lelang Jabatan Pemprov, Biro Kesra Jadi Primadona

Surabaya (beritajatim.com) – Lelang jabatan eselon II di lingkungan Pemprov Jatim memasuki babak seleksi administrasi. Sejumlah nama yang pernah mengikuti seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tingga (JPT) Pratama bulan Agustus lalu kembali menguji peruntungannya di seleksi tujuh jabatan kepala OPD Pemprov.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jatim, Indah Wahyuni menuturkan, saat ini pendaftaran lelang jabatan telah ditutup. Jumlah pendaftar yang masuk sebanyak 57 orang baik dari Pemprov Jatim maupun di luar ASN Pemprov.

“Dari luar Pemprov Jatim ada delapan orang yang mendaftar. Satu dari 1 BPS Sulbar, satu BKKBN, satu dari Pemkab Lumajang, satu dari Pemkab Malang, satu dari Pemkab Mojokerto, satu Pemkot Kediri, dan satu Bondosowo,” tutur perempuan yang akrab disapa Yuyun tersebut.

Dari jumlah pendaftar yang masuk, tahapan berikutnya pansel akan melakukan seleksi administrasi. Setelah seleksi administrasi, jika terdapat jabatan yang kurang dari tiga pendaftar, maka akan dilakukan perpanjangan selama tiga hari.

Yuyun mengakui, terdapat satu jabatan yang diikuti kurang dari tiga pendaftar. Yakni, Dirut RS Jiwa Menur. Selebihnya, jabatan yang dibuka seleksi terbuka telah memenuhi ketentuan jumlah pendaftar. Bahkan, beberapa cukup banyak peminatnya.

Mantan Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setdaprov Jatim ini mengatakan, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat merupakan jabatan yang paling tinggi peminatnya mencapai 28 orang, selanjutnya Kepala Dinas Koperasi dan UMKM 22 pendaftar, Kepala Dispora 18 pendaftar, Kepala DP3AK 17 pendaftar, Kepala Dinas Perkebunan 9 pendaftar dan Wadir Penunjang Medik RSUD dr Soetomo 4 orang. “Satu pendaftar bisa memilih dua jabatan sekaligus. Jadi kalau ditotal jumlahnya lebih dari 57,” ujar Yuyun.

Yuyun mengakui, tidak sedikit peserta seleksi yang sudah pernah mengikuti seleksi sebelumnya. Karena itu, mereka yang sudah pernah lolos asesmen tidak perlu mengikuti asesmen ulang. Sebab, masa berlaku asesmen tersebut berlaku hingga tiga tahun. “Karena ini memang kesempatan. Jadi kalau memenuhi kualifikasi ya lebih baik ikut. Karena PNS dari daerah dan instansi pusat juga banyak yang ikut,” tutur Yuyun.

Seperti diketahui, pengisian JPT Pratama digulirkan Pemprov Jatim melalui seleksi terbuka. Sebanyak tujuh jabatan setingkat eselon II yang dibuka antara lain, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan, Kepala Dinas Perkebunan, Dirut RS Jiwa Menur serta Wadir Penunjang Medik RSU dr Soetomo. [tok/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar