Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

5,54 persen Pengangguran Terbuka, Pemkab Mojokerto Buka Job Fair 2022

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati membuka Job Fair di SMKN 1 Pungging. [Foto : ist]

Mojokerto (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Mojokerto menggelar Job Fair 2022. Job Fair yang digelar di SMKN 1 Pungging ini untuk menekan angka pengangguran terbuka sebesar 5,54 persen yang ada di Kabupaten Mojokerto.

Secara langsung Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati membuka Job Fair yang pertama kali diadakan di tahun 2022 ini. Ada 15 perusahaan yang ada di wilayah Kabupaten Mojokerto yang terlibat dalam Job Fair 2022 yang digelar hanya dalam waktu satu hari tersebut.

Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati mengatakan, Job Fair 2022 digelar dengan tujuan untuk memberikan solusi pada permasalahan ketenagakerjaan di Kabupaten Mojokerto. Hal ini mengingat masih ada 5,54 persen tingkat pengangguran di Kabupaten Mojokerto yang harus dikurangi.

“Bahwa kita masih mempunyai tanggungan, 5,54 persen tingkat pengangguran terbuka. Sebanyak 35.033 orang yang dinyatakan sebagai tenaga kerja yang masih membutuhkan pekerjaan. Dunia saat ini sudah bergeser pada revolusi industri 5.0,” ungkapnya, Selasa (28/6/2022).

Masih kata Bupati perempuan pertama di Kabupaten Mojokerto ini, dimana kemampuan memanfaatkan teknologi informasi sangat dibutuhkan dalam berlangsungnya era society 5.0. Menurutnya, saat ini yang akan bisa bertahan dan akan bisa sukses adalah mereka yang bisa melakukan dengan cepat.

“Bukan lagi mereka yang berukuran besar. Tidak ada kata lain yang bisa membuat kita cepat dalam melaksanakan berbagai hal, kecuali kita menguasai ilmu pengetahuan teknologi informasi. tidak hanya fokus terhadap pengembangan industri saja,” katanya.

Namun, lanjut orang nomor satu di lingkup Pemkab Mojokerto ini, juga dibutuhkan kehadiran para petani milenial untuk membawa perubahan pada sektor pertanian dan peternakan. Para petani milenial inilah yang kemudian bisa memasarkan dan membutuhkan semua jenis kebutuhan untuk pertanian secara online.

“Ini yang kita butuhkan, belum lagi UMKM yang saat ini dalam koneksi digital. Dengan perkembangan teknologi informasi memang ribuan pekerjaan tidak akan dibutuhkan lagi, tetapi dengan teknologi informasi yang begitu cepat ini ribuan pekerjaan juga dibutuhkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati mengimbau, untuk mewujudkan Indonesia menjadi negara maju, negara membutuhkan orang-orang yang tangguh dan yang mau merubah mindsetnya untuk selalu berkembang mengikuti perkembangan zaman. Bupati menambahkan, saat ini dunia membutuhkan orang-orang yang tangguh.

“Negara kita butuh anak bangsa yang tangguh, yang mau berjuang, yang mau mempertahankan bagaimana Indonesia ini tetap bisa produktif dan mandiri, tidak tergantung pada kekuatan negara lain. Kami berharap bahwa Job Fair Kabupaten Mojokerto tahun 2022 ini bisa berjalan dengan lancar dan baik,” urainya.

Semua yang hadir disini mendapatkan kesempatan untuk melakukan hal yang positif, kesempatan untuk mendapatkan pengalaman yang positif, dan kesempatan untuk selalu menjadi produktif. Dalam Job Fair 2022 ini, diikuti 11.048 pelamar yang nantinya akan diseleksi dan diambil 527 orang untuk bergabung di 15 perusahaan tersebut. [tin/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar