Politik Pemerintahan

54 Ruas Jalan Bakal Diperbaiki dengan Dana Pinjaman dari PT. SMI

Bupati Sugiri Sancoko. (foto/Dok.beritajatim.com)

Ponorogo (beritajatim.com) – Pemkab Ponorogo telah mantap mengajukan pinjaman senilai Rp 155 miliar kepada PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Kelengkapan berkas sebagai persyaratan peminjaman saat ini sedang dilengkapi oleh pihak Pemkab Ponorogo. Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko berharap dalam bulan ini kesepakatan dengan PT. SMI sudah tuntas. Sehingga tahapan-tahapannya bisa segera dilakukan.

“Saya berharap dengan PT. SMI tuntas akhir bulan ini. Sehingga nantinya tidak repot di akhir tahun,” kata Bupati Sugiri Sancoko, Senin (13/5/2021).

Dengan dana Rp 155 miliar itu, ada banyak ruas jalan rusak yang nantinya diperbaiki. Namun, Sugiri menggaris bawahi ruas jalan yang diperbaiki difokuskan jalan penunjang ekonomi. Sehingga ketika transportasi jalannya bagus, ekonominya bisa ikut baik. Dia menyebut ada sekitar 54 ruas jalan yang nantinya diperbaiki.

Kang Giri sapaan Sugiri Sancoko mencontohkan jalan yang akan diperbaiki dengan dana pinjaman PT. SMI, yakni jalan Tulung sampai Carangrejo, jalan Sampung sampai Pohijo yang selama ini dilewati oleh truk tambang pasir maupun jalan yang menghubungkan Mlarak dan Pulung.

“Jalan-jalan tersebut perbaikannya tidak bisa ditunda lagi, dan harus segera selesai. Sebab untuk pemulihan ekonomi di masa pandemi, sehingga harus menyentuh di jantung ekonominya,” pungkasnya.

Sementara itu, pinjaman dana ke PT. SMI itu didukung oleh kalangan legislatif. Wakil ketua DPRD Ponorogo Dwi Agus Prayitno mengaku mendukung langkah dari Pemerintahan Bupati Sugiri Sancoko dan Wakil bupati Lisdyarita tersebut. Apalagi pinjaman tersebut rencananya akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur di bumi reyog.

“Kalau digunakan untuk peningkatan infrastruktur, ya kita dukung. Kita akan awasi realisasinya nanti,” ungkap politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa itu.

Pinjaman ratusan miliar itu, kata Dwi menjadi salah satu solusi terbaik dari keuangan daerah yang terbatas. Ya, sejak tahu lalu, dananya banyak terserap untuk penanganan Covid-19. Selain itu, pinjaman tersebut nantinya berpengaruh langsung terhadap masyarakat, yakni perbaikan jalan-jalan yang rusak di Ponorogo.

“Pinjaman ini untu layanan masyarakat langsung, yakni memperbaiki jalan-jalan rusak yang selama ini banyak dikeluhkan masyarakat,” katanya. (end/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar