Politik Pemerintahan

Baliho Whisnu Sakti Bertebaran, Ternyata Inisiatif Warga

Surabaya (beritajatim.com) – Dukungan masyarakat agar Whisnu Sakti Buana untuk kembali maju dalam Pilwali Surabaya 2020 bermunculan. Baliho berukuran besar juga mulai terlihat di beberapa ruas jalan. Gambar politisi PDIP yang akrab di sapa WS ini didesain menarik.

Nampak terlihat WS mengenakan jaket kulit berwarna hitam, berdiri di samping motor kesayangannya dengan latar belakang warna merah. Di atas foto tersebut dituliskan sebuah tagline ‘Melanjutkan Keberhasilan, Meratakan Pembangunan’, Surabaya 2020 dengan bagian bawah tertulis Kalau Begini Keren.

Berdasar pantauan, Selasa (24/12/2019), gambar tersebut banyak didapati di berbagai ruas. Diantaranya, kawasan Gunungsari, Bratang, dana wilayah Darmo Satelite.

Politisi PDIP Surabaya, Anugerah Ariyadi mengatakan pemasangan tersebut dinilai sebagai apresiasi masyarakat dan pengusaha. “Itu menunjukkan track record Pak WS cukup baik. Tidak pernah terlibat kasus. Berpengalaman, jadi sah saja ketika semua bergotong-royong memberikan apresiasi,” katanya ketika dikonfirmasi.

Dikatakan mantan legislator DPRD Surabaya ini, pemasangan tersebut tanpa dikomando. “Beberapa relawan di perkampungan juga sudah serentak memasang. Ada juga sumbangan dari pengusaha periklanan. Resmi, kan kalau reklame itu juga bayar pajak,” terang Anugerah.

Sementara, kondisi di wilayah perkampungan juga terlihat sudah mulai memasang banner dukungan. Termasuk gagasan otentik dari WS mengenai program Rp 50-100 juta untuk RT. Hal tersebut diakui oleh Pengurus Anak Cabang (PAC) Krembangan, Margono. “Di kampung sudah banyak yang memasang. Bahkan di rumah warga sendiri. Mereka meminta agar dipasang yang ukuran kecil,” katanya.

Antusiasme ini dikatakan Margono dari inisiatif warga sendiri. Warga menginginkan adanya keberlanjutan dari WS yang menjadi pasangan Risma dalam Pilkada Surabaya 2015 lalu.

Terpisah, WS ketika dikonfirmasi terkait dukungan tersebut menyatakan tidak ada instruksi apapun. “Saya berterimakasih jika memang (dukungan) begitu. Mohon doanya, karena amanah itu pertanggung jawabannya berat,” terangnya ketika ditemui di ruang kerja.

Pejabat yang digadang-gadang maju dalam Pilwali Surabaya 2015 ini berpesan agar dukungan tersebut tidak melanggar aturan. “Boleh saja. Asal tidak berlebihan dan melanggar aturan. Terlebih saat ini masih menunggu rekom dari DPP PDIP,” kata WS. [ifw/kun]






Apa Reaksi Anda?

Komentar