Politik Pemerintahan

500 Guru Honorer Lumajang Siap Diikutkan P3K

Lumajang (beritajatim.com) – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lumajang akan mengusulkan 500 guru honorer yang dulu sudah masuk data base. Usulan ini terkait adanya regulasi baru tidak akan ada rekrut Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2021 diganti dengan Perekrutan Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja (P3K) untuk tenaga pendidik.

“Kita akan ajukan lima ratusan guru honorer,” ujar Kepala BKD Lumajang, Taufik Hidayat pada wartawan, Senin (4/1/2021).

Masih kata dia, proses pengajuan ini sesuai surat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang sudah beredar di masyarakat. Pengusulan P3K sesuai dengan pengajuan daerah.

“Kita ajukan ini, karena mereka dulu pernah ikut regulasi pengangkatan CPNS, tapi aturan berubah,” terangnya.

BKD Lumajang secara garis besar ikut dalam status PPPK dengan ASN ada beberapa poin perbedaan. Yang pertama jika masa kerja ASN berdasarkan batas usia pensiun (BUP) sedangkan PPPK bergantung pada kontrak kerja yang sesingkatnya 1 tahun.

“Ini memungkinkan dapat diperpanjang tergantung kebutuhan instansi,”katanya.

Selain itu, jika ASN memiliki tunjangan dana pensiun, status PPPK tidak ada. Namun, honor dan tunjangan PPPK tetap setara dengan ASN.

“Jadi ada dua perbedaan PPPK dengan ASN. Tapi hak setiap bulan (honor dan tunjangan) PPPK sama dengan yang status ASN,” jelasnya. [har/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar