Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

5 Pelajar Sempat Isolasi di Asrama Haji Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Sebanyak 5 orang pelajar sempat menjalani isolasi di Asrama Haji, Sukolilo setelah terkena corona virus disease atau Covid-19. Mereka didampingi orang tua masing-masing saat menjalani isolasi.

“Ada beberapa siswa yang positif harus isolasi di Hotel Asrama Haji ditemani ibunya, orang tuanya. Waktu itu sekitar 5 siswa dan 10 orang tua,” kata Kepala UPTD Asrama Haji, Sugianto, saat dikonfirmasi, Selasa (16/11/2021).

Sugianto mengatakan, kejadian terdebut diperkirakan terjadi pada 2 minggu lalu. Mereka menjalani isolasi dengan rentang waktu yang berbeda-beda. “Pulangnya setelah beberapa hari ke depan, paling lama 4 hari ke depan karena tidak ada gejala, kondisinya sehat,” ucap Sugianto.

Dirinya memastikan bahwa perawatan yang dilakukan hanya dilakukan kepada siswa dan tidak ditemukan pasien dari tenaga pengajar atau guru. “Pelajar SMP saja 2 minggu lalu yang menjalani isolasi, tidak ada guru. Hanya siswa ditemani orang tua,” ungkapnya.

Sugianto menyebut, jumlah pasien yang masuk jumlahnya terbilang sangat minim jika dibandingkan beberapa bulan yang lalu. “Total tiap hari tidak pernah di atas 20. Senin kemarin 9, sorenya menjadi 7 yang 2 pulang,” paparnya.

Dari 7 orang itu, Sugianto memastikan bahwa sudah tidak ada lagi pelajar menjalani perawatan di Asrama Haji. “Tidak ada (pelajar) sudah mulai normal,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percapatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya, Irvan Widyanto mengungkapkan, berdasarkan hasil tracing yang dilakukan pihaknya muncul beberapa indikasi penyebab terpaparnya para pelajar tersebut. “Kalau hasil tracing mereka rata-rata berasal dalam satu lingkungan tempat tinggal, kemudian mereka dari luar kota,” tandasnya.(asg/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar