Politik Pemerintahan

48 Ribu Penduduk Sumenep Belum Miliki KTP Elektronik

Proses perekaman dan pencetakan KTP elektronik di Kabupaten Sumenep

Sumenep (beritajatim.com) – Sebanyak 48 ribu (detailnya 48.728) dari 892.141 wajib Kartu Tanda Penduduk (KTP) di Kabupaten Sumenep belum memiliki KTP elektronik (e-KTP).

“Mereka yang belum memiliki e-KTP itu disebabkan minimnya kiriman blanko dari pusat. Jadi untuk sementara, mereka menggunakan surat keterangan atau suket,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Sumenep, Syahwan Efendi, Rabu (22/1/2020).

Puluhan ribu wajib KTP yang belum memiliki e-KTP tersebut rinciannya sebanyak 30 ribu pemohon KTP masih menggunakan Suket sebagai pengganti e-KTP dan sebanyak 18.728 wajib KTP yang sudah melakukan perekaman, tetapi belum mendapatkan e-KTP karena keterbatasan blangko.

“Selama ini tiap bulan kami hanya mendapatkan pasokan 500 lembar blangko, sehingga banyak yang belum cetak. Tapi Alhamdulillah, untuk bulan ini kami dapat tambahan blangko 10 ribu lembar,” terang Syahwan.

Ia optimistis, dengan tambahan 10 ribu blangko e-KTP, Sumenep tidak akan kekurangan blangko lagi. Sedangkan jatah 500 lembar blangko e- KTP tersebut akan diperioritaskan kepada pemohon KTP pemula dan siap cetak.

“Kalau yang 10 ribu blangko tambahan ini akan direalisasikan untuk yang pegang Suket. Sementara untuk KTP pengganti akibat rusak atau hilang, memang belum ada jatah, karena pusat tidak menghitung itu,” paparnya.

Di Kabupaten Sumenep terdapat 892.141 wajib KTP. Hingga saat ini yang telah melakukan perekaman sebanyak 862.321 orang. “Kami berharap semoga yang belum merekam data bisa segera merekam dan yang belum cetak e-KTP, bisa segera mengurus pencetakan e-KTP,” ucapnya. [tem/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar