Politik Pemerintahan

432 Warga Jember Berebut 93 Kursi Panwascam

Jember (beritajatim.com) – Sebanyak 432 orang warga Kabupaten Jember, Jawa Timur, berebut 93 kursi anggota panitia pengawas di 31 kecamatan (panwascam) yang akan mengawasi pemilihan bupati dan wakil bupati tahun depan. Sekitar 60 persen peserta saat ini berpengalaman menjadi panwascam.

Peserta tes terbanyak adalah Kecamatan Bangsalsari (28 orang) dan Wuluhan (19 orang). Masing-masing kecamatan membutuhkan tiga peserta. Mereka mengikuti tes tulis dan wawancara.

Tes tulis sokratif atau tes tulis dalam jaringan (online) dilakukan di laboratorium Fakultas Pertanian Universitas Jember, Jumat (13/12/2019). “Kami bagi jadi lima sesi, sejak pukul delapan pagi hingga terakhir pukul tujuh malam,” kata Ketua Kelompok Kerja Pembentukan Panitia Pengawas Kecamatan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Jember Andhika Firmansyah.

Soal tes tulis dari Badan Pengawas Pemilu RI. Penilaian berada di tangan Bawaslu. Setelah mengikuti uji tulis, mereka akan mengikuti tes wawancara di Hotel Royal, Sabtu (14/12/2019) hingga Senin (23/12/2019). “Kalau tes wawancara, ada lima materi terkait pengetahuan muatan lokal; pengalaman atau pengetahuan terkait penyelenggaraan pemilu; komitmen, integritas, dan motivasi; kemampuan berorganisasi; dan kelima, bagaimana peserta bisa menjelaskan sosok pemimpin yang memimpin lembaga,” kata Andhika.

Pengumuman hasil tes keseluruhan akan dilaksanakan pada tiga atau empat hari setelah wawancara. “Pasalnya, kami akan melakukan pelantikan pada 30 Desember 2019,” kata Devi Aulia Rohim, salah satu komioner Bawaslu Jember. Porsi penilaian adalah 30 persen tes tulis dan 70 persen tes wawancara. [wir/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar