Politik Pemerintahan

40 Warga Surabaya Positif Corona, Cak Machfud Dukung Pemkot Wujudkan Pembatasan Sosial

Surabaya (beritajatim.com) – Surabaya menjadi kota dengan pasien positif Corona terbanyak di provinsi Jawa timur. Total ada 40 warganya positif terpapar virus dengan nama latin Covid-19 itu.

Atas dasar itu, tokoh masyarakat asli Surabaya Machfud Arifin mengimbau agar aktifitas masyarakat di luar rumah harus dibatasi.

“Total 40 orang di Surabaya positif Korona. Ayo masyarakat, kita putus rantai penyebaran Korona di Surabaya dengan tinggal di rumah saja,” ujar Machfud.

Pria yang sedang dicalonkan sebagai Wali Kota Surabaya itu mengatakan, pemerintah kota harus siap menanggung segala kebutuhan warganya agar anjuran pemerintah pusat soal pembatasan sosial dapat terwujud.

“Pemkot harus siap sedia menanggung kebutuhan masyarakat agar kampanye di rumah saja bisa terlaksana,” ujar Cak Machfud.

“Jadi bukan hanya anjuran saja, tapi ada tindakan dari Pemkot yang mendukung agar pembatasan sosial terwujud,” tambahnya.

Cak Machfud juga mengaku, dirinya siap membantu pemkot untuk mewujudkan sosial distancing di Surabaya benar-benar terlaksana.

“Saya siap untuk mendukung kerja pemkot dalam melaksanakan instruksi pemerintah pusat agar pembatasan di Surabaya terwujud,” ujar Machfud.

Omongan Machfud bukan hanya isapan jempol semata, belakangan ini, dirinya gencar mengirim pasukannya untuk membagikan sembako dan handsantizer secara door to door ke setiap rumah warga.

Hal itu dilakukan agar masyarakat tidak perlu keluar rumah lagi, dan pembatasan sosial terlaksana, serta pemutusan rantai penyebaran virus Corona dapat terputus.

“Jika kebutuhan pokok masyarakat kita penuhi, saya yakin warga juga pasti akan ikut anjuran pemerintah untuk tetap di rumah saja,” ungkap Cak Machfud. [hen/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar