Politik Pemerintahan

4 Alat Berat Sampah Rusak, Dinas LH Jember: Tak Ada Anggaran

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup Trias Yuniar Mediawati

Jember (beritajatim.com) – Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup Trias Yuniar Mediawati mengakui, jika tak ada anggaran untuk membenahi tempat pembuangan akhir (TPA) di Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

“Pertama kali saya menjabat menjadi pelaksana tugas pada 2019, kebetulan empat alat berat rusak. Termasuk waktu itu anggaran untuk tanah uruk dan lain-lain juga tidak ada sejak 2019. Saya tidak tahu, waktu saya sudah jadi pelaksana tugas, anggaran (pemeliharaan dan pembelian alat berat) tidak ada,” kata Trias, dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi C di DPRD Jember, Senin (5/10/2020).

Selain itu pada 2019, lanjut Trias, bahan bakar minyak untuk truk sampah hanya teranggarkan enam bulan. “Honorarium petugas kebersihan hanya sembilan bulan,” katanya.

Trias sudah memiliki rencana untuk mengolah sampah organik dengan menggunakan bantuan lalat. “Mungkin tahun depan. Karena tahun ini hanya untuk kebutuhan wajib dan mendesak, anggaran tahun ini untuk kegiaran rutin, BBM truk sampah dan alat berat, dan honorarium petugas kebersihan,” katanya.

Ketua Komisi C David Handoko Seto mengkritik penanganan TPA Pakusari ini. “Coba lihat sawah di daerah Kertosari yang sudah tercemari airnya dan bau. Kapasitas (sampah) seperti itu tidak terkelola baik. Menurut kami itu penting dan mendesak (untuk dianggarkan),” katanya.

David meminta penanganan TPA Pakusari dianggarkan dalam pembahasan Peraturan Daerah APBD 2020. Rencananya, pemkab dan DPRD memang akan membahas lagi APBD 2020 setelah dilakukan ‘cut-off’ atau penghentian pengucuran anggaran sejak 28 September 2020. “Ini masuk kategori penting dan mendesak,” katanya. [wir/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar