Politik Pemerintahan

367 Peserta Gugur Tes CPNS di Pamekasan Akibat Telat

Foto ilustrasi.

Pamekasan (beritajatim.com) – Sebanyak 367 orang dari total sebanyak 703 orang pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 di lingkungan Pemkab Pamekasan, dipa nyatakan titik lulus akibat tidak mengikuti tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Padahal mereka seluruhnya tercatat sudah dinyatakan lolos dari tahapan seleksi administrasi, hal tersebut berdasar hasil pengumuman tentang hasil seleksi administrasi CPNS di lingkungan Pemkab Pamekasan, per 19 Desember 2019 lalu.

“Sesuai data yang sudah kami rekap, ada 367 peserta yang tidak hadir dalam sesi tes SKD. Sehingga mereka otomatis dinyatakan gugur sebagai peserta CPNS Tahun 2019,” kata Kepala Bidang (Kabid) Pengadaan dan Pembinaan Aparatur BKP-SDM Pamekasan, Suharto, Selasa (3/3/2020).

Selain itu pihaknya menyampaikan hal tersebut sesuai dengan regulasi dan perundang-undangan yang berlaku, yakni sesuai dengan Surat Keputusan Kepala Badan Kepegawaian Negera (BKN) Nomor 50 Tahun 2019 tentang SKD. “Dalam regulasi itu dijelaskan peserta wajib hadir 60′ menit sebelum seleksi dimulai,” ungkapnya.

“Artinya, peserta (Tes CPNS) yang tidak hadir tepat waktu, maka dinyatakan tidak lolos tes sesuai dengan regulasi yang berlaku. Apalagi dalam proses seleksi ini juga dibagi sebanyak 58 sesi dengan jeda waktu selama 30′ menit, terhitung sejak tanggal 15 hingga 26 Februari 2020,” jelasnya.

Seperti diketahui, awal pelaksanaan tes CPNS di Pamekasan ditinjau langsung oleh Koordinator Tes CPNS Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Timur, Irsma Rajagukguk di Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKP-SDM) Pemkab Pamekasan, Jl Bonorogo 80, Sabtu (15/2/2020) lalu.

Dalam kesempatan tersebut, ia didampingi langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) BKP-SDM Pamekasan, Budi Irianto bersama PAUR Dalops Polres Pamekasan, Miftahol Hidayat, perwakilan inspektorat Pamekasan, perwakilan Dinas Pendidikan (Disdik) Pamekasan. [pin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar