Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

36 Pedagang Sekitar Pasar Mangge Magetan Kena Tegur Satpol PP

Satpol PP Magetan saat berikan imbauan pada PKL untuk tak gunakan trotoar di kawasan Pasar Mangge, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan. (Foto: Satpol PP dan Damkar Magetan)

Magetan (beritajatim.com) – Imbauan Satpol PP dan Damkar Magetan tak didengar pedagang di kawasan pasar Mangge, Kecamatan Barat, Magetan yang menggunakan trotoar untuk berjualan. Setelah seminggu lebih berselang sejak imbauan dilakukan pada 12 Agustus 2021, para pedagang mbalela dengan masih menggunakan trotoar untuk berjualan atau sakadar memarkir kendaraan.

‘’Total ada 36 berkas surat teguran yang kami layangkan pada para pedagang pada Jumat (2/8/2021). Baik yang memiliki toko ataupun yang merupakan pedagang kaki lima,’’ terang Fery Yoga Saputra, Kabid Penegakan Perda Satpol PP dan Damkar Magetan, Selasa (234/8/2021).

Fery menyebut kalau sebenarnya upaya yang mereka lakukan sudah cukup humanis. Dia menyayangkan jika pedagang baru mau tergerak untuk merapikan dagangan setelah ada teguran. Waktu seminggu seharusnya cukup bagi pedagang untuk merenovasi atau sekadar menggeser jualan dari trotoar.

‘’Pedagang – pedagang ini sengaja tetap menggunakan trotoar untuk menggelar lapak padahal telah dihimbau untuk mengembalikan fungsi trotoar bagi pejalan kaki yang mengakibatkan menganggu pejalan kaki yang akan melintas,’’ kata Fery.

Padahal, mereka jelas – jelas mengganggu dan melanggar Peraturan Daerah No. 3 Tahun 2014 tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat. Fery menyebut jika surat teguran diabaikan, maka pihaknya akan menindaklanjuti.

‘’Kemungkinan akan kami layangkan surat ke bidang ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat untuk melakukan penertiban langsung di lokasi,’’ terangnya. (fiq/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar