Politik Pemerintahan

315 Honorer Puskesmas di Gresik Diangkat Jadi THL

Foto: Ilustrasi

Gresik (beritajatim.com) – Sebanyak 315 tenaga honorer di 32 Puskesmas di Gresik diangkat statusnya menjadi tenaga harian lepas (THL).

Kepala Dinas Kesehatan drg Syaifuddin Ghozali mengatakan, dalam APBD 2021 pihaknya mengajukan tambahan Rp 10 miliar untuk honor para THL. Tambahan anggaran itu dimaksudkan untuk menaikan status tenaga honorer milik puskesmas. “Tambahan dana itu untuk mengangkat status tenaga honorer menjadi THL,” tuturnya, Minggu (6/12/2020).

Dengan diangkatnya tenaga honorer menjadi THL. Secara kesejahteraan sangat menguntungkan. Pasalnya, apabila honorer puskesmas, pendapatan mereka tidak tetap dan tergantung kemampuan puskesmas masing-masing berdasarkan kinerja maupun jumlah kunjungan.

Namun, setelah diangkat menjadi THL nanti, mereka beralih menjadi kewenangan Dinkes. Sehingga, untuk honornya bakal tetap setiap bulan. Berkisar Rp 1,5 juta sampai Rp 1,8 juta. “Untuk saat ini tidak semua tenaga honorer diangkat menjadi THL. Perlu adanya kualifikasi tertentu agar bisa diangkat,” ungkap Ghozali.

Ada beberapa persyaratan untuk menjadi THL. Rinciannya, honorer dengan masa kerja diatas 5 tahun ada 215 orang, sedangkan honorer dengan masa kerja dibawah 5 tahun ada 100 orang.

“Memang ini menjadi pertimbangan karena beban kerja mereka juga tidak ringan. Misalnya, di puskesmas itu ada supir ambulance yang juga mengerjakan pekerjaan lain di puskesmas. Kami akan upayakan terus,” pungkas Ghozali. [dny/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar