Politik Pemerintahan

Menuju Babak 15 Besar

30 Finalis Duta Pancasila Kabupaten Malang Bakal Dibekali Ilmu Pengetahuan

Malang (beritajatim.com) – Audisi bergengsi Duta Pancasila Kabupaten Malang 2020 masuk seleksi tahap empat. Sebanyak 30 nominator bakal unjuk bakat dan kreativitasnya di hadapan dewan juri pada Rabu (4/11/2020) esok di Aula Sanika Polres Malang.

Sebagai informasi, Pemilihan Duta Pancasila ini digagas langsung Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Malang, Priyo Bogank Sudibyo.

Menurut Bogank sapaan akrabnya, ide pemilihan Duta Pancasila sejauh ini belum pernah dilakukan dan satu-satunya di Indonesia. Selain menyambut HUT Pemuda Pancasila ke-61 pada 28 Oktober 2020 lalu, pemilihan Duta Pancasila untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila serta HUT Pemkab Malang ke-1260 bulan depan.

“Pemilihan Duta Pancasila diikuti 161 peserta. Dari seleksi administrasi yang lolos sebanyak 97 peserta. Kemudian kita seleksi lagi menjadi 50 orang. Dari seleksi oleh tim dewan juri menyisahkan 30 orang. Mereka akan kita seleksi lagi untuk menuju babak 15 besar hari Rabu besok,” ungkap Bogank, Selasa (3/11/2020) sore.

Untuk agenda seleksi besok, lanjut Bogank, ke 30 peserta akan mendapatkan pembekalan dari Forkopimda. Yakni Pjs Bupati Malang Sjaichul Ghulam, Kapolres Malang AKBP Hendri Umar. Serta, mendapatkan pembekalan secara langsung dari Dandim 0818 Kabupaten Malang/Kota Malang, Letkol Yusub Dody Sandra.

“Para peserta yang masuk 30 besar untuk besok akan menerima pembekalan secara langsung dari Forkopimda. Ada banyak ilmu dan pengetahuan yang nantinya, diberikan langsung oleh Dandim, Kapolres Malang dan Pj Bupati Malang,” tegas Bogank.

Ia melanjutkan, setelah pembekalan akan dipilih 15 peserta untuk menuju grandfinal Duta Pancasila pada tanggal 7 Nopember 2020 di Kantor Pendopo Bupati Malang di Jalan Panji, Kota Kepanjen.

“Untuk besok selain kita berikan pembekalan dari Forkopimda, juga menampilkan bakat dan kreasi yang dimiliki masing-masing peserta. Kami minta peserta menyiapkan bakat dan kreasinya di ajang seleksi selanjutnya ini. Mereka yang lolos akan masuk tahap seleksi terakhir di Grand Final Duta Pancasila Kabupaten Malang,” ujarnya.

Bogank menambahkan, peserta seleksi tahap empat esok, diminta untuk menampilkan bakatnya. Bakat ini dapat dimaknai secara umum, seperti menyanyi, melukis, tarian tradisional, break dance, pantomim, dan kreasi menarik lainnya.

Dari sini, dewan juri akan menilai secara objektif terhadap penampilan peserta 30 besar. Peserta dipersilakan untuk menunjukkan lebih dari satu bakat yang dimilikinya.

“Bisa improvisasi dan menunjukkan apa bakatnya. Sebisa mungkin bakat itu adalah kemampuan yang hanya dimilikinya, atau sangat terbatas orang lain yang bisa melakukannya,” paparnya.

Masih kata Bogank, sebelum menampilkan bakat dan kreasi, panitia mewajibkan peserta untuk mengikuti pertemuan briefing (pengarahan) dari Kapolres Malang AKBP Hendri Umar, Dandim 0818 Malang-Batu Letkol Inf Yusub Dody Sandra dan Pjs Bupati Malang Sjaichul Ghulam.

“Melalui seleksi ketat ini, kami ingin mencari sekaligus menyiapkan tunas-tunas muda yang akan menjadi Duta Pancasila. Melalui penjaringan ketat, kami berharap tidak ada lagi Duta Pancasila yang tidak memahami nilai-nilai luhur dari Pancasila. Pancasila harga mati, harus tertanam dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” Bogank mengakhiri. [yog/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar