Politik Pemerintahan

3 Pegawai Sekretaris Daerah Pamekasan, ASN Jalani WFH

Pamekasan (beritajatim.com)Work From Home bagi Apartur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Sekretariat Daerah Pamekasan, diterapkan pasca adanya tiga pegawai setempat dinyatakan terkonfirmasi positif Coronavirus Disiase 2019.

Kebijakan tersebut dituangkan melalui Surat Edaran Nomor 973/03/432.002/2021 tentang Pelaksanaan Work From Home tertanggal Senin (4/1/2021). Termasuk lanjutan Surat Edaran  Menteri PAN-RB Nomer 58/2020 tentang Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara Dalam Tatanan Normal Baru.

“Karena ada pegawai yang terkonfirmasi terpepar Covid-19 di lingkungan Sekretariat Daerah Pamekasan, maka kami segera melakukan tindakan cepat agar tidak semakin menyebar kepada para ASN yang lain,” kata Sekda Pamekasan, Totok Hartono, Rabu (6/1/2021).

Kebijakan tersebut sengaja dilakukan sebagai langkah antisipatif, sekaligus upaya mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19. “Jadi meskipun kita terapkan Work From Home, ASN harus tetap bekerja maksimal dan pekerjaan harus tetap sesuai target,” ungkapnya.

“Kebijakan ini dilakukan selama empat hari kedepan, karena saat ini kami sedang melakukan rapid test bagi yang kontak erat dengan pegawai yang positif Covid-19. Jika hasilnya reaktif, maka dilakukan isolasi mandiri selama 14 hari. Namun jika non reaktif akan masuk pada Senin, 11 Januari 2021,” jelasnya.

Selain itu pihaknya juga mengingatkan seluruh masyarakat agar selalu waspada terhadap Covid-19, di antaranya dengan selalu menerapkan protokol kesehatan. “Selain berdoa juga harus ikhtiar dengan menerapkan disiplin protokol kesehatan, karena kalau virus ini sudah menginfeksi, maka akan membahayakan orang-orang di sekitar,” imbaunya.

Berdasar update peta sebaran virus corona yang dikeluarkan Tim Satgas Penanganan Covid-19 Pamekasan, Selasa (5/1/2021) kemarin. Terdata sebanyak 804 orang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19. Meliputi sebanyak 174 orang dalam tahap isolasi, 65 orang meninggal dunia, serta sebanyak 565 orang dinyatakan sembuh.

Sementara untuk status suspect akibat virus corona, total terdapat sebanyak 1119 orang. Meliputi sebanyak 22 orang dalam tahap pengawasan, sebanyak 80 orang meninggal dunia, serta sebanyak 1017 orang lainnya dinyatakan selesai alias Negatif Covid-19. [pin/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar