Politik Pemerintahan

3 Besar Bacawali di Pilwali Surabaya Versi Generasi Optimis

Surabaya (beritajatim.com) – Memasuki akhir September 2019, bursa nama tokoh bakal calon Wali Kota Surabaya 2020 semakin menghangat. Tak terkecuali para tokoh yang masuk dalam konvensi PDI Perjuangan Jawa Timur.

Sekalipun ada tudingan tanpa bukti tentang permintaan mahar dari DPD PDIP Jawa Timur oleh seorang peserta konvensi yang berasal dari partai lain, tetapi itu tak menyurutkan aksi dukungan berbagai elemen masyarakat untuk tokoh-tokoh yang mereka anggap pantas memimpin Surabaya melalui partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu.

Frans Meroga, Wakil Ketua Umum Generasi Optimis (GO) Indonesia mengindikasikan tiga nama yang punya kans paling besar dalam konvensi PDIP Jawa Timur, yaitu Sutjipto Joe Angga, Untung Suropati, dan Whisnu Sakti Buana.

Menurut Frans, ketiga nama tersebut memiliki modal sosial paling besar hingga punya kans besar menerima rekom dari DPP PDIP.

“Dari sisi kepantasan, saya pikir memang Cak Whisnu Sakti yang selayaknya mendapat rekom dari DPP PDIP,” kata Frans.

Ia menilai bahwa mantan Ketua DPC PDIP Surabaya itu berjasa membawa partai banteng merajai perolehan suara di Surabaya pada Pemilu 2019 lalu. Selain itu Whisnu juga menjabat Wakil Wali Kota aktif saat ini, sehingga dirinya dianggap pantas mendapat rekom untuk maju sebagai calon Wali Kota.

Selanjutnya, Frans menyebut nama Sutjipto Joe Angga dalam amatannya.

“Pak Angga adalah kader lama, banteng lawas istilah temen-temen di Surabaya. Dedikasi dan kesetiaan beliau pada PDIP dan kota Surabaya sudah teruji. Pengalaman bisnis yang sukses dan relasi yang luas, saya pikir itu bisa membuat beliau sanggup mengatasi masalah THR, Pasar Turi, dan Surat Ijo dengan segera. Itu menurut amatan saya,” kata Frans.

Nama Sutjipto Angga sendiri, menurut Frans, cukup mengejutkan akhir-akhir ini karena sering diperbincangkan oleh komunitas politik sampai ke Jakarta.

Pada saat yang sama, pakar koperasi dan milenialpreneur itu juga menyatakan bahwa sebagai alternatif, DPP PDIP bisa saja merekom Untung Suropati, purnawirawan perwira tinggi Angkatan Laut (AL). Frans menilai bahwa pengalaman dan ketegasan ala TNI yang Untung miliki bisa menjadi modal berharga bagi mantan Komandan Skuadron 400 Satudarmatim tersebut.

Frans mengatakan, “Pak Untung itu orang besar ya. Berwibawa. Beliau pilot terbaik di Angkatan Laut pada masanya. Pernah menjadi Komandan Lanudal di Kupang dan Surabaya, jadi saya pikir jiwa kepemimpinan beliau tak perlu diragukan lagi. Ini adalah ‘added value’ beliau.”

Wakil Ketua Umum GO Indonesia mengaku bahwa pihaknya menilai peluang terbesar sebagai penerus Wali Kota Risma dimiliki oleh calon yang diusung oleh PDIP, terlepas dari siapapun figur yang akan mendapat rekom dari DPP PDIP.

Sementara itu pada saat yang sama Frans juga menepis tudingan bahwa GO Indonesia sejatinya adalah konsultan politik DPP PDIP dalam menentukan figur calon Wali Kota/Bupati yang akan diusung oleh partai nasionalis tertua di Indonesia itu. Munculnya tudingan tersebut disinyalir karena Dewan Pimpinan Nasional GO Indonesia diisi oleh para pakar politik, intelijen, ekonomi, dan mantan duta besar, termasuk mantan tenaga ahli fraksi PDIP di DPR RI, Tigor Mulo Horas Sinaga.

“Bukan, kami hanya mengamati peta politik di beberapa daerah saja selama ini, dan kami belum menjadi konsultan politik bagi siapapun atau partai apapun,” pungkas Frans Meroga sambil tertawa. [ifw/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar