Politik Pemerintahan

Aksi Si Jamal Kloter ke-4 di Kota Kediri

287 Paket Sembako Dibagikan pada Tukang Becak

Kediri (beritajatim.com) – Pemkot Kediri bekerjasama dengan sejumlah lembaga amal melanjutkan aksi Si Jamal (Sinergi untuk Jaring Pengaman Sosial) kloter ke-4 di Kecamatan Kota sejumlah 137 paket dan Kecamatan Mojoroto sebanyak 150 paket, (8/04/2020). Lembaga amal yang ikut bersinergi yaitu Baznas (Badan Amal Zakat Nasional), Rumah Zakat, Yatim Mandiri, BMH (Baitul Maal Hidayatullah), NH (Nurul Hayat), LMI, Sahabat Mustahiq, dan Al Haromah. Sasarannya tukang becak yang kehilangan pendapatan ketika pemerintah menyerukan work from home dan di rumah saja.

Sejumlah tukang becak yang sudah mendapat undangan, antre dari pukul 8.30 WIB dari rencana pembagian pada pukul 09.00 WIB. Jadi panitia memulai acara lebih awal. Salah satu pengantre itu adalah Zainuri (41 tahun), tukang becak yang biasa mangkal di sekitar Pasar Ngronggo. Meski orang masih banyak belanja di pasar sebagai salah satu kelompok pelanggan, namun orang jarang naik becak sehingga pendapatannya jauh berkurang. Bahkan beberapa hari terakhir kerap tak membawa hasil sama sekali.

“Biasanya kalau sepi saya nyambi ikut bangunan. Tapi sekarang, bangunan pun berhenti,” kata Zainuri. Sembako yang dibagikan bisa menyambung kebutuhan makan sekitar 2-3 hari. Zainuri single, belum menikah, sehingga paket ini untuk dirinya sendiri. Satu paket terdiri dari 1kg beras, 1lt minyak goreng, 8 butir telur, dan seplastik bumbu bawang merah bawang putih.

Sementara itu, Warsidi (92 tahun), tukang becak yang biasa mangkal di Jl. Pattimura pun mengaku pendapatannya jauh berkurang. Ia kerap mengantar orang yang membeli oleh-oleh di sekitar jalan itu, namun kini sepi.

“Saya juga ada kios bensin. Tapi habis untuk beli beras,” kata Warsidi, kakek yang masih tampak sehat dengan kacamata tebalnya. Ia bertekat untuk mandiri meski usianya senja. Bila jasa becaknya laku, maka uang makan tercukupi. Ketika tak ada penumpang, modal bensin pun habis untuk makan.

Tak hanya sembako, Si Jamal ini memanggil komunitas burung “Sangkar Emas” di Kota Kediri untuk ikut ambil bagian. Hari ini, komunitas yang beranggotakan 40-an kicaumania ini menyumbang masker kepada para penerima Si Jamal. “Dari iuran teman-teman. Sementara ini kami belikan 345 lembar masker,” kata Danang, salah satu anggota Sangkar Emas.

Dari pihak badan amal pun mengaku, program ini tak sekadar membagi sembako tetapi juga memotivasi masyarakat untuk ikut berbagi.
“Alhamdulillah, setelah Si Jamal, banyak masyarakat umum yang ikut berdonasi. Kalau sebelumnya kan hanya dari anggota saja. Apalagi ini kan program dengan Pemkot, jadi masyarakat percaya untuk berdonasi,” kata Ramadhan Ni’am dari BMH.

Hal senada juga disampaikan oleh Rahmat Fajar Hidayat, Staf Program Yatim Mandiri. “Sudah ada donasi yang masuk. Lumayan sih. Kita terus share di medsos biar memotivasi masyarakat untuk ikut ambil bagian,” katanya. [nm/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar