Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

22 KM Jalan di Mayang Jember Diperbaiki, Terpanjang di Sidomukti

Bupati Hendy Siswanto saat meninjau perbaikan jalan

Jember (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, memperbaiki lima ruas jalan sepanjang 22,068 kilometer di Kecamatan Mayang. Terpanjang adalah ruas jalan di Desa Sidomukti sepanjang kurang lebih 11 kilometer.

Rinciannya: Jalan Lengkong Toko – Lengkong Barat 4,633 kilometer, Jalan Lingkar Tetelan 2,172 kilometer, Jalan Tegalwaru – Sidomukti 11,35 kilometer, Jalan Kejayan Sidomukti 1,134 kilometer, dan Jalan BD Tegalwaru – Mrapen 2,779 kilometer.

“Jalan di Sidomukti ini paling rusak, selama 15 tahun tidak diperbaiki, dan ini memang hak warga untuk mendapatkan yang terbaik. Saya berharap masyarakat bisa memelihara ini, biar awet. Kalau sudah awet kami tidak mengeluarkan biaya lagi. APBD bisa dialokasikan untuk yang lain,” kata Bupati Hendy Siswanto.

Sementara itu di Jalan Pahlawan, Kecamatan Ambulu, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air Jember membeton Jalan Pahlawan sepanjang 885 meter dan lebar lima meter dengan ketebalan 50 centimeter.

Sebelumnya jalan di Ambulu ini pernah ditanami padi oleh warga sebagai bentuk protes kepada pemerintah. “Daerah ini memang daerah banjir. Tentunya pekerjaan pembetonan ini sangat penting, karena hasil tes menunjukkan kandungan air (di jalan itu) tinggi. Kalau pakai aspal biasa, cepat rusak, karena tanahnya bergerak. Tanahnya lemah,” kata Hendy.

“Kalau dibeton, akan menjadi lebih settle (lebih kuat), tidak ada perawatan lagi. Tentunya perawatannya pada kiri dan kanan saluran (pembuangan air). Proyek multiyears ini belum dengan saluran (drainase). Kami akan carikan anggaran dulu,” kata Hendy.

Hendy berharap agar masyarakat yang tinggal di sekitar jalan tersebut mengantisipasi kenaikan tinggi jalan akibat pembetonan. “Proteksi terhadap banjir salah satunya adalah saluran air (parit) harus terbuka. Saat ini saluran kiri dan kanan jalan masih tertutup semua oleh beton. Ini harus dibongkar. Ini harus dilakukan penertiban, dan kami akan melakukan perawatan saluran,” katanya.

Dengan dibukanya semua parit atau saluran air di kiri dan kanan jalan, ketika hujan turun, air yang berada di jalan bisa mengalir ke sana. Selain itu, Pemkab Jember juga akan merawat saluran air di daerah taman makam pahlawan. [wir/but]

 


Apa Reaksi Anda?

Komentar