Politik Pemerintahan

2 Anggota DPRD Tuban Positif Covid-19, Peserta Rapat Paripurna Dibatasi

Tuban (beritajatim.com) – Setelah dua anggota dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tuban dan seorang staf dinyatakan positif Covid-19, seluruh wakil rakyat berikut stafnya akan dites swab. Selain itu juga dilakukan pembatasan jumlah peserta rapat paripurna.

Sementara, anggota DPRD Tuban yang positif Covid-19 saat ini sudah menjalani isolasi dan keduanya merupakan anggota komisi III. Ketua DPRD Tuban Miyadi menjelaskan bahwa pelaksanaan test Swab dilakukan terhadap semua anggota DPRD dari komisi III yang mempunyai kontak erat dengan mereka yang positif.

Sedangkan untuk kedepannya akan diagendakan kembali tes swab terhadap anggota DPRD dari komisi yang lainnya. “Kita rencanakan semua dilakukan swab total. Untuk gedung DPRD juga sudah rutin kita lakukan penyemprotan disinfektan,” terang Miyadi.

Miyadi menambahkan, meski ada anggota yang telah positif, ia menegaskan tidak akan melakukan lockdown gedung dewan. Karena jika dilakukan penutupan aktivitas di kantor DPRD maka akan merugi mengingat banyak pekerjaan dan tanggung jawab yang besar terkait agenda DPRD.

“Kini rapat paripurna dilakukan pembatasan peserta yang hadir, per fraksi hanya tiga orang. Kemudian untuk rapat komisi dan fraksi hanya 4-5 orang. Jadi tidak ada lockdown,” tegasnya di kepada para wartawan.

Miyadi juga meminta kepada para anggota DPRD dan juga para staf untuk selaku menjalankan protokol kesehatan dengan ketat guna mencegah penyebaran Covid-19. Yakni, selalu cuci tangan dengan sabun, pakai masker dan jaga jarak aman atau menghindari kerumunan. “Kita selalu meminta semuanya patuh protokol kesehatan,” pungkasnya.

Sementara itu, berdasarkan data sampai Senin (19/10/2020), terdapat 590 kasus warga di Kabupaten Tuban yang secara komulatif positif Covid-19. Dari jumlah tersebut, 471 orang sudah dinyatakan sembuh dan 69 pasien meninggal. [mut/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar