Politik Pemerintahan

196 Desa Belum Ajukan Pencairan DD

Bojonegoro (beritajatim.com) – Pencairan Dana Desa (DD) tahap II tahun 2019 sudah cair. Namun ada 196 desa yang belum mengajukan pencairan anggaran tersebut. Sisanya, sebanyak 223 desa sudah menerima transferan dari Pemkab Bojonegoro.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemkab Bojonegoro Ibnu Suyuthi mengatakan, pencairan dana desa tahap dua sudah dilakukan pada 4 Juli 2019. Desa yang belum mendapat itu karena belum mengajukan pencairan.

“Rata-rata karena pekerjaan belum selesai, sehingga untuk pengajuan dipending. Tetap bisa cair namun hanya tertunda saja, setelah laporan penggunaan untuk pemberdayaan masyarakat dan pengerjaan fisik selesai bisa dicairkan,” ujarnya, Rabu (10/7/2019).

Penggunaan dana desa yang tertunda tersebut berdampak pada pelayanan masyarakat yang juga ikut tertunda. Dari 28 kecamatan, ada delapan kecamatan yang belum sama sekali mengajukan permohonan. Yakni, Kecamatan Trucuk, Kepohbaru, Kedungadem, Kalitidu, Malo, Tambakrejo, Ngraho, dan Kecamatan Gayam.

Pada pencairan DD tahap II ini pagu anggaran sebesar Rp367 miliar, sedangkan yang terserap baru Rp78 miliar. Dari 419 desa yang sudah mendapat pencairan tersebut sebanyak 223 desa. Sedangkan sisa anggaran Rp216 miliar dengan desa yang masih belum menyetorkan pencairan sebanyak 196 desa. [lus/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar