Politik Pemerintahan

1858 Dukungan Jalur Independen untuk Bupati Petahana Jember Kurang Lengkap

Hanafi Komisioner KPU Jember

Jember (beritajatim.com) – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Jember, Jawa Timur, telah menyelesaikan pengecekan formulir model B.1-KWK Perseroangan yang diajukan Bupati Faida yang mencalonkan diri kembali dalam pemilihan kepala daerah.

Hasilnya, sebanyak 1.858 dokumen yang diserahkan Faida yang berpasangan dengan Dwi Arya Nugraha Oktavianto dinyatakan tidak lengkap. Sementara 178.224 dukungan dianggap lengkap. Berkas dukungan yang tidak lengkap rata-rata dikarenakan tidak ada tanda tangan dari warga yang mendukung dan tidak ada bukti fotokopi KTP.

Jumlah syarat dukungan yang ditetapkan untuk calon dari jalur perseorangan di Jember adalah 121.127 dukungan. “Dengan demikian, pasangan bakal calon Faida-Oktavianto dinyatakan diterima dan selanjutnya akan menjalani proses verifikasi administrasi,” kata Ahmad Hanafi, salah satu komisioner KPU Jember, Kamis (27/2/2020).

Berdasarkan aturan KPU, pasangan bakal calon Faida-Oktavianto tidak bisa menarik pencalonan dari jalur independen. Setelah verifikasi administrasi dan kegandaan digelar pada 27 Februari sampai 25 Maret 2020. Setelah itu dilakukan verifikasi faktual di tingkat desa dan kelurahan selama 20 hari.

“Nanti yang akan melakukan verifikasi faktual adalah teman-teman PPS (Panitia Pemungutan Suara). Setelah PPS terbentuk, kami akan melakukan bimbingan teknis kepada mereka, tentang tata cara melakukan verifikasi faktual,” kata Hanafi.

Ada tiga PPS di setiap desa. Dengan verifikasi faktual berbasis PPS, KPU Jember optimistis faktor kendala geografis tak akan jadi persoalan. “Kalau dulu memang verifikasi faktual dilakukan petugas dari KPU. Kalau sekarang kan PPS yang berdomisili di wilayah itu,” kata Hanafi. [wir/ted]






Apa Reaksi Anda?

Komentar