Politik Pemerintahan

183 Bencana Alam Terjadi di Pamekasan Selama 2019

Pamekasan (beritajatim.com) – Sebanyak 183 bencana alam terjadi di Pamekasan dalam rentang waktu setahun terakhir, terhitung sejak Januari hingga Desember 2019 lalu.

Jumlah tersebut terdiri dari berbagai jenis bencana alam yang kerap terjadi di Kabupaten Pamekasan, seperti bencana angin kencang, banjir, longsor, kekeringan hingga berbagai jenis bencana lainnya.

“Total bencana alam yang terjadi di Kabupaten Pamekasan selama 2019 tercatat sebanyak 183 kejadian. Jenis bencana paling banyak kebakaran, disusul angin kencang, longsor dan banjir,” kata Kepala BPBD Pamekasan, Akmalul Firdaus, Rabu (8/1/2020).

Berdasar data di instansi yang dipimpinnya, bencana kebakaran mendominasi jenis bencana selama 2019. Tercatat sebanyak 36 kejadian kebakaran lahan, serta sebanyak 23 kebakaran bangunan. “Bencana tanah longsor 11 kejadian, bencana banjir terdata lima kali. Kalau kekeringan tersebar di 80 desa berbeda,” ungkapnya.

Selain itu, juga terdapat jenis bencana lainnya. Seperti nelayan tenggelam, warga tersambar petir hingga tower roboh. “Dari total kejadian tersebut, tercatat sebanyak 183 kejadian yang tercatat di data kami. Hal itu tidak termasuk kejadian yang tidak masuk dalam catatan kami, perkiraan kerugian sekitar Rp 1 miliar lebih,” jelasnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga mengimhau masyarakat agar selalu waspada terhadap bencana khususnya memasuki 2020. “Berdasar perakiraan BMKG Surabaya, bencana angin kencang disertai hujan deras ini masih akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan. Sehingga kami meminta masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan,” pungkasnya. [pin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar