Politik Pemerintahan

17 Ribu Pekerja di Bojonegoro Nganggur Akibat Covid-19

Bojonegoro (beritajatim.com) – Jumlah pekerja di Kabupaten Bojonegoro baik yang di rumahkan maupun terkena PHK, sehingga harus nganggur selama masa Pandemi Covid-19 di tahun 2020 sebanyak 17.697 orang pekerja.

Sesuai dengan data di Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Bojonegoro menyebutkan, dari jumlah tenaga kerja yang menganggur selama Pandemi Covid-19 itu sebagian besar laki-laki.

Jumlahnya, pekerja laki-laki yang nganggur akibat terimbas Covid-19 sebanyak 12.964 orang dan pekerja perempuan sebanyak 4.733 orang. Sehingga jika ditotal sebanyak 17.697 orang pekerja.

“Selama Pandemi Covid-19 ini kami berkirim surat ke kecamatan untuk melakukan pendataan jumlah tenaga kerja yang terdampak Covid-19,” ujar Kepala Bidang Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Disperinaker Kabupaten Bojonegoro, Slamet, Senin (22/3/2021).

Dari jumlah tersebut, Kecamatan Bojonegoro yang paling banyak menyumbang pengangguran baru selama Pandemi. Ada sebanyak 2.736 orang, disusul kemudian di Kecamatan Kanor sebanyak 2.357, dan diurutan ketiga terbanyak Kecamatan Kapas sebanyak 1.348 orang. “Langkah ini, juga untuk mendongkrak target 100 ribu lapangan kerja sesuai program prioritas Bupati Bojonegoro yang akan dicapai pada 2023 mendatang,” pungkasnya. [lus/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar