Politik Pemerintahan

11 Sungai di Kabupaten Mojokerto Terpantau Normal

Kondisi Sungai Brangkal di Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Mojokerto (beritajatim.com) – Sejumlah sungai di Kabupaten Mojokerto berdasarkan prakiraan cuaca yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda Sidoarjo dan pantauan SIMONA Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam kondisi aman. Setidaknya ada 11 sungai yang melintas di wilayah Kabupaten Mojokerto.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mojokerto, Muhammad Zaini mengatakan, pantauan aliran sungai di Kabupaten Mojokerto dalam kondisi normal dan aman. “Kita ada 11 sungai yang melintas di Kabupaten Mojokerto. Sungai Lamong, Marmoyo, Sadar, Brangkal, Gembolo, Janjing, Kromong, Pikatan, Cemporat, Klorak dan Watudakon,” ungkapnya, Kamis (18/3/2021).

Sungai Lamong yang melintasi sejumlah desa di Kecamatan Dawarblandong terpantau normal sehingga ancaman banjir yang biasanya terjadi di Desa Pulorejo dan sekitarnya masih dalam kategori aman. Sungai Marmoyo dari Jombang melintas di Kecamatan Kemlagi dan Jetis juga terpantau normal, ancaman banjir di wilayah Kecamatan Jetis dan Kemlagi kategori aman.

“Sungai Sadar yang melintasi Kecamatan Mojoanyar, Bangsal, Mojosari, Pungging, Ngoro dan hilirnya di Desa Candiharjo dan Tambakrejo terpantau normal sehingga ancaman banjir di Kecamatan Mojoanyar, Bangsal, Mojosari, Pungging dan Ngoro kategori aman. Sungai Brangkal yang melewati Kecamatan Jatirejo, Brangkal juga terpantau normal,” katanya.

Sehingga ancaman banjir di sepanjang Desa Sambiroto, Jampirogo di Kecamatan Sooko masih aman. Sementara Sungai Gembolo dari arah Kecamatan Mojosari yang melintasi Kecamatan Kutorejo dan Pungging juga terpantau normal sehingga ancaman banjir luberan di Desa Patung masih dalam kategori aman. Kondisi Sungai Janjing juga sama.

Kondisi Sungai Brangkal di Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

“Sungai Janjing yang melintasi Kecamatan Trawas dan Ngoro juga terpantau normal sehingga ancaman banjir di Desa Purwojati, Kecamatan Ngoro masih kategori aman. Sungai Kromong yang melintasi Kecamatan Gondang, Jatirejo dan Sooko dan hilirnya terakhir di sungai brantas terpantau normal sehingga tidak ada ancaman banjir,” jelasnya.

Sementara Sungai Pikatan yang hulu sungai pertemuan Sungai Pikatan dan Sungai Landaian tepatnya di Desa Sumberagung, Kecamatan Jatirejo dan hilirnya di Sungai Brangkal juga terpantau normal. Ancaman banjir di yang biasanya mengancam pemukiman warga di Desa Brangkal masih kategori aman.

“Juga Sungai Cemporat dari hulu di Kecamatan Gondang yang melintasi di Kecamatan Sooko dan hilirnya di Jalan Jawa Kota Mojokerto terpantau normal sehingga ancaman banjir di Desa Jogodayoh, Kecamatan Mojoanyar dalam kategori aman. Begitu juga dengan Sungai Klorak di Kecamatan Gondang juga terpantau normal sehingga wilayah Begaganlimo dan Kalikatir masih aman,” urainya.

Sementara Sungai Watudakon yang hulu di Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang dan melintasi di Desa Kesamben di Kecamatan Somobito, Kabupaten Jombang dan Desa Tempuran, Nginggas dan Terusan di Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto juga terpantau normal. Sehingga ancaman banjir di wilayah Tempuran kategori aman.

“Untuk kondisi Sungai Brantas pada, Rabu sekira pukul 18.00 WIB yang mengarah ke Sungai Porong elevasi 17.52 m, debit 391,50 m³/detik dan pintu air yang terbuka ada 8 pintu dengan tinggi bukaan 100 cm dalam status normal. Yang mengarah ke Kali Emas, elevasi 17,30 m, debit 20,50 m³/detik, pintu air yang terbuka 2 pintu. Pintu 1 tinggi bukaan 50 cm dan pintu 2, 30 cm status masih normal,” terangnya. [tin]



Apa Reaksi Anda?

Komentar