Politik Pemerintahan

1 PNS Meninggal, Kantor Kecamatan Tandes dan 6 Kelurahan di Surabaya Ditutup

M Fikser Pejabat Pemkot Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Pemkot Surabaya memastikan menutup sementara pelayanan di Kantor Kecamatan Tandes beserta 6 Kantor Kelurahan yang berada di wilayah itu. Hal ini diakibatkan salah satu PNS yang biasa beraktifitas di sana sakit dan meninggal dunia.

“Sesuai protokol kesehatan yang berlaku, maka kami menutup sementara layanan di Kecamatan Tandes dan 6 Kelurahan yang ada di sana. Ini sampai hasil swab keluar,” ujar Koordinator Protokol Komunikasi, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya M Fikser.

“Kalau nanti hasil test swab yang dilakukan menunjukkan hasil negatif, maka pelayanan akan dibuka kembali seperti biasa,” tambah pria yang juga Kepala Diskominfo Kota Surabaya itu.

Sebagai informasi, di wilayah Kecamatan Tandes terdapat 6 Kelurahan. Diantaranya adalah Kelurahan Tandes, Kelurahan Karang Poh, Kelurahan Balongsari, Kelurahan Manukan Wetan, Kelurahan Manukan Kulon, Kelurahan Banjar Sugihan.

Di sisi lain, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini terus mendorong warganya agar turut serta mencegah penyebaran Covid-19. Sebab, untuk memutus mata rantai virus ini dibutuhkan keterlibatan semua pihak. Baik itu pihak pemerintah, Kepolisian, TNI, stakeholder, hingga masyarakat umum.

Selain itu, ia juga meminta supaya warga tetap mengisolasi diri secara mandiri di rumah masing-masing. Dengan cara, tidak keluar rumah jika tidak ada keperluan yang sangat mendesak.

“Ayo wargaku kita sama-sama berdoa di rumah masing-masing. Kemudian tetap disiplin dalam menggunakan fasilitas yang ada dan tidak keluar rumah. Maka, Tuhan akan memberikan  kesembuhan dan keselamatan untuk kita semua,” kata Wali Kota Risma.

Berdasarkan data yang dimiliki oleh Pemkot Surabaya, saat ini terdapat 39 pasien positif Virus Corona yang berhasil sembuh. 34 pasien berasal dari Surabaya, dan 5 lainnya dari luar Surabaya. Selain itu, terdapat pula 152 pasien PDP yang berhasil sembuh. Meski demikian terdapat 25 pasien yang meninggal dunia. Per Hari Senin (14/4/2020) di Kota Pahlawan memiliki 1447 ODP, 536 PDP, 220 kasus positif Corona dari Surabaya, dan 8 kasus positif Corona dari luar Surabaya.(ifw/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar