Politik Pemerintahan

1 Lagi Orang Dekat Khofifah Tarung di Pilwali Surabaya: Ali Azhara

Gus Ali Azhara ketika menemani Khofifah Indar Parawansa saat Kampanye Pilgub Jatim 2018 di Gunung Bromo

Surabaya (beritajatim.com) – Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakan Penganut Khittah Nahdliyah (PB PPKN), Gus Ali Azhara menjadi orang dekat Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa keempat yang bakal bertarung di Pilwali Surabaya 2020.

Gus Ali Azhara yang masih keluarga Pondok Pesantren Al-Khoziny Buduran-Sidoarjo ini merupakan Timses Khofifah pada Pilgub Jatim 2018 lalu. Dia juga pernah maju sebagai Caleg PPP untuk DPRD Jatim dari Dapil Sidoarjo pada Pileg 2019, tetapi sayangnya masih belum berhasil terpilih.

Ketiga orang dekat Khofifah sebelumnya yang sudah lebih dulu menyatakan maju. Pertama adalah mantan Jubir Khofifah di Pilgub Jatim KH Zahrul Azhar As’ad (Gus Hans) yang juga Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jatim.

Kedua, ada nama keponakan Khofifah-Lia Istifhama yang juga pengurus Fatayat NU Jatim. Lia sendiri pernah maju sebagai caleg untuk DPRD Kota Surabaya pada Pileg 2009 dan caleg DPRD Jatim pada Pileg 2014. Lia yang merupakan semifinalis Ning Surabaya 2005 ini gagal menjadi anggota dewan selama dua kali. Lia mendaftar cawawali di kantor DPD PDIP Jatim.

Lalu, ketiga, orang dekat Khofifah lainnya yang merupakan pengurus Muslimat NU Jatim, Dwi Astuti (mantan Caleg PPP untuk DPRD Jatim di Pileg 2019) juga telah mengambil formulir pendaftaran cawali di kantor DPD PDIP Jatim.

Siapa di antara keempat orang dekat gubernur yang mendapat restu Khofifah untuk maju running Pilwali Surabaya?

“Kami sama-sama orang dekat Bu Khofifah. Jadi, tidak boleh ada yang mengklaim dirinya paling mendapat dukungan atau restu dari Bu Khofifah. Kalau hanya foto bareng, semua juga punya foto bersama Bu Khofifah. Kalau memang didukung, harus dibuktikan dengan video dan surat dukungan dari Ibu Gubernur. Selama tidak ada bukti konkret, ya semua sama,” tegas Gus Ali Azhara kepada beritajatim.com di Coffee Toffee depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (14/9/2019) malam.

Gus Ali Azhara menyatakan kesiapan dan keseriusannya maju Pilwali Surabaya, karena telah berkomunikasi dengan sejumlah parpol dan mendapat dorongan dari masyarakat Surabaya serta Madura di Surabaya, khususnya warga Nahdliyyin.

“Saya sudah komunikasi intensif dengan Partai Gerindra, PKB, PSI, PPP dan parpol lainnya. Paling tidak saya juga sudah bisa mengukur kekuatan kandidat lain yang juga akan maju di Pilwali Kota Surabaya,” pungkasnya. [tok/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar