Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

1.042 Calon Haji Asal Gresik Berangkat Bulan Depan

Gresik (beritajatim.com) – Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kabupaten Gresik sudah memperoleh kepastian setelah terkatung-katung akibat pandemi covid-19. Setelah melandai dan terus menurun, sebanyak 1.042 CJH asal Gresik bakal berangkat bulan depan ke tanah suci.

Calon jamaah haji yang berangkat, mereka yang sudah melunasi biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) pada 2020 lalu. Namun, ada 10 jamaah harus membayar lebih karena ada kenaikan biaya.

Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kemenag Gresik Lulus mengatakan, tahun 2020 lalu biaya haji adalah Rp 37.586.000, saat itu para jamaah telah melakukan pelunasan. Namun, karena pandemi keberangkatan haji ditunda. Pemerintah pun mengeluarkan kebijakan untuk penarikan biaya tersebut.

“Tahun ini terdapat kebijakan kenaikan biaya haji sebesar Rp 42.586.000. Bagi para jamaah yang sudah lunas di tahun 2020 tidak menarik uangnya, tahun 2022 ini para jamaah hanya konfirmasi saja dan tidak dikenaikan tambahan biaya,” katanya, Minggu (23/05/2022).

Ia menambahkan, jamaah haji yang menarik pelunasan BPIH sebesar Rp 12,5 juta pada 2020 lalu, tahun ini harus melunasi Rp 17.576.000.

“CJH Gresik ada sekitar 10 orang yang kena tambahan biaya tersebut. Tapi saat ini pelunasan sudah ditutup,” imbuhnya.

Tahun ini lanjut dia, keberangkatan haji disesuaikan dengan aturan. Misalnya, usia diatas 65 tahun atau maksimal lahir 30 Juni 1957 akan otomatis terblokir oleh sistem. Tercatat, terdapat 11 jamaah yang memilih menunda keberangkatan karena pasangannya batal berangkat akibat terbentur aturan.

“Kami menghimbau agar jamaah yang akan berangkat untuk mempersiapkan diri. Terutama mengenai kesehatan. Meski sudah melakukan tes kesehatan haji, tapi aturan pandemi covid-19 tetap berlaku. Seperti wajib vaksin dosis 2 hingga hasil tes pcr negatif 72 jam,” ungkapnya.

Seperti diketahui, tahun ini ada 1.042 CJH asal yang akan berangkat. Keberangkatan tersebut dibagi dua gelombang dan dilaksanakan 25 Juni 2022. “Soal keberangkatan kami masih menunggu juknis untuk melaksanakan manasik. Dari kabupaten sendiri ada dua kali manasik haji,” pungkas Lulus. [dny/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar