Peristiwa

Wisatawan Masuk Malang Raya Akan di Rapid Test Massal di Perbatasan

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata.

Malang(beritajatim.com) – Wisatawan yang akan masuk ke kawasan Malang Raya (Kota Malang, Kota Batu, dan Kabupaten Malang) akan menjalani rapid test massal. Wisatawan akan di rapid test massal secara acak terutama bagi kendaraan dengan nomor polisi luar daerah.

“Kami dibantu Dinkes Kota Malang diberi alat rapid test, yang akan kami lakukan secara acak khususnya untuk plat luar kota. Tetapi kita juga selektif kita prioritaskan plat luar agar tidak memunculkan kemacetan,” ujar Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata. (22/12/2020).

Leonardus mengatakan, kuota alat rapid test dari Dinkes Kota Malang tidak terbatas. Namun, mereka tetap akan melakukan secara acak untuk menghindari kemacetan. Sebab, pada libur natal dan tahun baru diprediksi arus lalu lintas menuju Kota Malang cukup padat.

“Jumlah rapid banyak, unlimited. Hanya saja kita lakukan acak agar tidak menimbulkan kemacetan. Jenisnya, rapid test antibodi,” kata Leonardus.

Sementara itu, Kapolres Malang AKBP Hendri Umar mengatakan, rapid test massal di wilayah Kabupaten Malang akan dilakukan di pos pengamanan dan pelayanan yang berada di Singosari, Karanglo, Kepanjen dan Bale Kambang. Bagi mereka yang hasil rapid testnya reaktif diminta kembali ke daerah asal. Wisatawan juga diimbau membawa bukti rapid test dari daerah asal.

“Nanti kita juga akan melakukan rapid test massal. Wisatawan diminta untuk menunjukan bukti rapid test di daerah asal. Dimulai pada besok, Rabu, 23 Desember 2020. Di pos juga akan ada rapid test massal ada 25 ribu alat rapid test. Kalau ada bukti reaktif saya suruh balik ke daerah asal,” tandas Hendri Umar.[luc/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar