Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Wisata Sawah Sumber Gempong Trawas Mojokerto Merupakan Tempat Pertapaan Majapahit

Wisata Sawah Sumber Gempong di Dusun Sukorame, Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto.

Mojokerto (beritajatim.com) – Kabupaten Mojokerto banyak memiliki potensi wisata alam, salah satunya Wisata Sawah Sumber Gempong di Dusun Sukorame, Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Siapa sangka, wisata di kawasan kaki Gunung Penanggungan dulunya merupakan tempat pertapaan.

Wisata Sawah Sumber Gempong berada di tanah kas desa, Dusun Sukorame. Sejak ditemukan, warga sekitar mulai membentuk bendungan menyerupai kolam yang berukuran sekitar 7 x 5 meter dengan kedalaman kurang lebih 1 meter. Konon sumber maya air yang muncul dari bawah permukaan tanah tersebut tidak pernah kering bahkan di saat musim kemarau.

Wisata Sawah Sumber Gempong pengembangan dari wisata Taman Ganjaran di unit wisata BUMDes Ketapanrame. Selain memiliki hawa sejuk nuansa khas pegunungan, wisata ini memiliki panorama alam dengan hamparan persawahan terasering, Gunung Penanggungan di sisi selatan dan sumber mata air yang jernih mirip dengan suasana Ubud di Bali.

Terdapat fasilitas penambah untuk memanjakan pengunjung seperti bermain motor ATV, sepeda air dan tenda yang biasa digunakan untuk camp. Tarif masuknya pun cukup ramah di kantong. Wisata Sawah Sumber Gempong juga memiliki produk unggulan lain berupa jajanan yang sudah berinovasi. Misalnya arabica cookies, rangin cookies, nastar kelapa dan kaskara (teh buah kopi).

Hanya dikenakan tarif sebesar Rp5 ribu per orang. Untuk persewaan sepeda air, pengunjung cukup membayar Rp10 ribu per orang dan motor ATV Rp25 ribu per orang untuk tiga kali putaran. Lokasi Wisata Sawah Sumber Gempong berjarak sekitar 1 KM ke arah timur dari Taman Ghanjaran Trawas.

Wisata Sawah Sumber Gempong di Dusun Sukorame, Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto.

Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati meresmikan Wisata Sawah Sumber Gempong sebagai bagian dari program launching ‘Desa Berdaya’, Sabtu (18/12/2021). Desa Ketapanrame juga berhasil masuk dalam daftar 10 Desa BRILian 2021 Batch Kedua se-Indonesia. Desa Ketapanrame mendapat bantuan Rp1 milyar untuk pengembangan wisatanya dan pembangunan.

Kepala Desa (Kades) Ketapanrame Zainul Arifin menjelaskan, awalnya pembangunan wisata Sumber Gempong adalah pengembangan dari wisata Taman Ganjaran di unit wisata BUMDes Ketapanrame. Seiring berjalannya waktu dikembangkan menjadi tempat wisata tersendiri yang memanfaatkan tanah kas Dusun Sukorame.

“Nama Sumber Gempong sendiri kami ambil karena dari dahulu, orang sudah menyebut Sumber Gempong. Informasi yang kami dapat dari beberapa sesepuh itu, dulu di sini ada kayu yang namanya kayu Gempong. Tapi kami kurang tahu kayunya karena kayunya sudah tidak ada,” ungkapnya, Senin (17/1/2022).

Wisata Sawah Sumber Gempong di Dusun Sukorame, Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto.

Masih kata Kades, Gempong memiliki arti putus asa. Sumber mata air tersebut dipercaya akan menghilangkan keputusasaan. Sehingga seseorang yang datang ke sumber mata air tersebut maka keputusasaan tersebut akan hilang karena timbul ada harapan baru atau kabar baik.

“Artinya kalau ke sini saat putus asa, nanti ada harapan baik. Iya dulunya buat pertapaan. Kaitannya dengan nama Gempong yang memiliki arti putus asa, mungkin dulu banyak orang semedi, bertapa di sini dan ada harapan baru. Kalau ke sini, timbul harapan baru, semangat baru,” katanya.

Kades menjelaskan, sumber mata air tidak pernah mati meskipun musim kemarau. Sumber mata air Sumber Gempong sejak dulu dimanfaatkan warga untuk irigasi sawah karena mayoritas penduduk Desa Ketapanrame merupakan petani. Dari sumber mata air tersebut dibuat kolam untuk mengairi sawah warga. [tin/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar