Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Waspada! Pinjol Ilegal Marak di Masa Pandemi Covid-19

Pelaksanaan diskusi akhir tahun dengan tema Maraknya Pinjol Ilegal dan Ancaman Cyber Crime

Probolinggo (beritajatim.com) – Di masa pandemi Covid-19 ini, marak penyedia jasa Pinjaman Online (Pinjol). Tentu saja, hal itu membuat masyarakat resah. Pada 2021 ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat ada ratusan penyedia jasa pinjol ilegal.

Kepala Sub Bagian Pengawasan Industri Keuangan non Bank dan Pasar Modal pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang, Indrawan Nugroho Utomo mengatakan, pada 2021 ini tercatat ada sekitar 811 pinjol ilegal. “Kebanyakan servernya dari luar (luar negeri),” katanya.

Pernyataan itu diungkapkan Indrawan saat menjadi pembicara diskusi akhir tahun yang diselenggarakan oleh Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Probolinggo, dengan Tema ‘Maraknya Pinjol Ilegal, dan Ancaman Cyber Crime’ di Cafe Bohay Desa Bhinor, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (4/12/2021).

Ia menyarankan agar masyarakat melapor ke polisi ketika mendapatkan teror atau intimidasi oleh pinjol saat penagihan. Namun jika hal tersebut dilakukan oleh penyedia jasa pinjol legal dan terdaftar di OJK, maka pihaknya segera menindak penyedia jasa pinjol tersebut.

“Silakan kalau ada teror ancaman atau intimidasi laporkan kepada kepolisian, kalau legal silahkan laporkan ke kami. Kami akan tindaklanjuti sesuai aturan yang ada,” katanya

Hal senada juga disampaikan Kasat Reskrim Polres Probolinggo, AKP Rachmad Rido. Ia menghimbau masyarakat untuk terus waspada terhadap penyedia pinjol ilegal. “Kami menghimbau kepada masyarakat agar jangan sampai tergiur dalam gampangnya pengurusan pinjaman online ilegal,” katanya. [tr/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar