Peristiwa

Wartawan di Ponorogo Bagikan 100 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Pandemi

Nur Yassin secara simbolis memberikan paket sembako kepada salah satu warga Desa Serangan, Kecamatan Mlarak. [Foto/Istimewa]

Ponorogo (beritajatim.com) – Peringatan HPN (Hari Pers Nasional) yang jatuh 9 Februari terus bergulir. Kali ini moment tersebut oleh wartawan yang ada di bumi reyog. Bertempat di balai desa Serangan, Kecamatan Mlarak, mereka membagikan paket sembako untuk warga yang terdampak Covid-19.

“Pembagian paket sembako ini masih dalam rangka memperingati HPN. Semoga pemberian sedikit dari kami ini dapat bermanfaat bagi yang menerimanya,” kata Ketua Panitia, Nur Yassin, Sabtu (20/2/2021).

Sengaja dipilih pembagian paket sembako, karena menurut Yassin, untuk meringankan beban bagi masyarakat yang terdampak atas terjadinya pandemi Covid-19 yang sampai saat ini belum usai. Lebih lanjut, karena masih dalam kondisi status PPKM (Pemberlaukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) skala mikro, Yassin menyebut bahwa kegiatan ini dilakukan hanya simbolis saja.

Penerimanya hanya perwakilan warga dari Desa Serangan yang terdampak Covid-19. Nantinya, ada lebih dari 100 paket swmbako yangbakan dibagikan kepada mereka yang terdampak pandemi di bumi reyog. “Ponorogo menerapkan PPKM skala mikro, jadi tidak boleh berkerumun, sehingga acara hari ini dilakukan secara simbolis. Hanya perwakilan warga yang menerimanya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Serangan, Sri Asih mengucapkan terimakasih kepada para wartawan yang membagikan paket sembako bagi warganya yang terdampak Covid-19. Menurut Sri Asih, masyarakat bawah adalah yang paling terdampak akan adanya pandemi Covid-19 ini.

Terlebih saat ini Kabupaten Ponorogo masih dalam status zona orange. Artinya, kasus penularannya masih lumayan tinggi. “Terimakasih teman-teman wartawan atas kepeduliannya kepada warga kami yang terdampak Covid-19. Semoga menjadi amal ibadah teman-teman semua,” pungkas Sri Asih. [end/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar