Peristiwa

Warkop di Gresik Dilarang Aktifkan Pengeras Suara

Selama Bulan Ramadan cafe dan warkop di Gresik dilarang menyembunyikan pengeras suara agar masyarakat fokus beribadah

Gresik (beritajatim.com) – Selama Bulan Ramadan 1442 H, warung kopi (warkop) yang beroperasi di Gresik dilarang mengaktifkan suara. Imbauan ini dilakukan agar masyarakat fokus beribadah.

Kepala Dinas Satpol PP Gresik, Abu Hasan menuturkan, selama ini banyak sekali warkop di Gresik yang menyediakan fasilitas karaoke. Dimana suara yang dipancarkan begitu keras. Saat bulan Ramadan dilarang membunyikan pengeras suara. Apalagi saat salat tarawih.

“Seperti biasanya, kami minta agar tidak menggunakan pengeras suara untuk warkop. Boleh buka tapi dilarang memakai pengeras suara,” tuturnya, Selasa (13/04/2021).

Masih menurut Abu Hasan, jika dikemudian hari masih ada warkop yang bandel. Dirinya, bakal mengerahkan personilnya untuk menindak. Bahkan, akan diambil alat pengeras suara tersebut.

“Kami melarang membunyikan pengeras suara di warkop itu agar masyarakat Gresik bisa lebih tenang. Apalagi ketika jam beribadah agar lebih khusuk,” ungkapnya.

Ia menambahkan, terkait dengan imbauan ini pihaknya harus sama-sama menghormati. Apalagi bulan suci Ramadan hanya satu bulan.

“Larangan ini hanya satu bulan saja tidak boleh membunyikan pengeras suara karena imbasnya bisa mengganggu orang yang menjalankan salat tarawih,” imbuhnya. [dny/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar