Peristiwa

Warga Wonocolo Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur

Proses evakuasi terhadap warga yang tercebur dalam sungai di Desa Wonocolo Kecamatan Kedewan Kabupaten Bojonegoro.

Bojonegoro (beritajatim.com) – Setelah dilakukan pencarian selama dua hari, Warnoto (40) Warga Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro akhirnya ditemukan. Dia dilaporkan tidak pulang sejak 21 Juni 2020 sekitar pukul 05.30 WIB.

Saat melakukan pencarian, Tim SAR bersama Brimob, TNI, Polri, Pemerintah Kecamatan dan Desa, URC PSHT dan masyarakat setempat menemukan petunjuk dari sandal yang biasa dipakai oleh Warnoto yang tergeletak di hutan, berjarak sekitar 200 meter dari rumah.

“Dalam pencarian dibagi menjadi emat regu. Setelah melaksanakan pencarian selama dua jam kurang lebih jam 09.30 WIB korban ditemukan,” ujar salah seorag petugas SAR dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bojonegoro, Sukirno, Jumat (26/6/2020).

Saat ditemukan, mantan penambang minyak tradisional di Sumur Tua Wonocolo itu sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Dia ditemukan di dalam sumur bekas warga mengambil air bersih. Sumur air itu dengan lebar 6 meter persegi dengan kedalaman 12 meter.

“Setelah berhasil dievakuasi jasad korban langsung dibawa ke rumah duka untuk dilakukan otopsi. Selanjutnya oleh pihak kelurga langsung dimakamkan,” jelasnya.

Hasil otpsi yang dilakukan oleh petugas kepolisian dan tenaga medis Puskesmas Kedewan dan disaksikan oleh Basarnas Surabaya tidak ada bekas pengaiayaan di tubuh korban. “Berdasarkan keterangan dokter yang memeriksa tidak ada tanda-tanda luka disekujur tubuhnya,” ujar Kapolres Bojonegoro AKBP M Budi Hendrawan.

Sekadar diketahui, Warnoto dilaporkan mulai meninggalkan rumah pada Minggu (21/6/2020) sekitar pukul 05.30 WIB. Saat itu Wartono mengeluarkan sapi dan selanjutnya keluar menuju arah utara (hutan) dan dipanggil isterinya tidak menghiraukan. Setelah ditunggu oleh keluarga ternyata tidak pulang dan akhirnya dilaporkan ke perangkat desa setempat. [lus/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar