Peristiwa

Timbulkan Bau

Warga Tolak Keberadaan TPA Karangdieng Mojokerto

Warga melakukan aksi penolakan TPA Karangdieng di Desa Karangdieng, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto

Mojokerto (beritajatim.com) – Ratusan warga Dusun Jaringansari, Desa Karangdieng, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto menggelar aksi di jalan cor ke arah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Karangdieng. Dengan tetap menjaga jarak, warga menolak adanya TPA karena dari awal pembangunan warga tak dilibatkan.

Tak hanya kaum laki-laki, namun emak-emak turut dalam aksi tersebut. Massa langsung menuju jalan cor akses masuk menuju ke TPA Karangdieng dan menggelar doa bersama. Di hadapan pihak kepolisian yang berjaga, perwakilan warga menyampaikan tuntutan.

Warga menolak berdirinya TPA Dusun Jaringansari, Desa Karangdiyeng karena dampak polusi bau yang ditimbulkan menjadi polemik. Akibatnya warga terganggu akibat bau yang ditimbulkan oleh sampah, juga dari aktifitas keluar dan masuknya kendaraan pengangkut sampah.

Saat angin, bau sampah dari TPA Karangdieng berhembus mengarah ke perkampungan mereka dan banyak lalat masuk perkampungan. Hal itu terjadi pasca TPA beroperasi. Warga juga kecewa pada saat rencana pembangunan TPA tidak ada sosialisasi.

Salah satu warga, Muklason mengatakan, protes tersebut dilakukan karena warga tidak dilibatkan saat pembangunan TPA. “Warga menolak karena pada awal pembangunan, tidak ada pemberitahuan, sosialisasi maupun musyawarah. Warga tidak pernah dilibatkan,” ungkapnya, Sabtu (23/1/2021).

Masih kata Muklason, warga menolak keberadaan TPA Karangdieng. Mereka juga meminta agar sampah tidak lagi masuk ke TPA Karangdieng. Warga berharap, aktivitas di TPA Karangdieng dihentikan. Dalam satu hari, puluhan truk mengangkut sampah menuju ke TPA Karangdieng yang menimbulkan bau dan lalat.

“Lalat-lalat sudah keluar dari TPA Karangdieng. Perumahan warga dengan lokasi TPA Karangdieng berjarak  300 sampai 500 meter. Sehingga bau yang ditimbulkan dari sampah sampai ke permukiman. Kami tidak ada yang memprovokasi, kami menolak adanya aktivitas di TPA Karangdieng. Jika ada truk yang masuk akan kami hentikan,” katanya. [tin/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar