Peristiwa

Warga Terdampak Banjir Tempuran Mojokerto Keluhkan Gatal-gatal

Posko Kesehatan yang didirikan Puskesmas Sooko di depan Balai Desa Tempuran.

Mojokerto (Beritajatim.com) – Warga terdampak banjir luapan Sungai Avour Watudakon di Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto bertambah menjadi 1.492 jiwa. Warga di dua dusun terdampak banjir mulai mengeluh gatal-gatal karena banjir merendam rumah mereka sejak 12 hari.

Sebanyak 439 rumah dan tiga bangunan fasilitas umum (fasum) terendam air banjir dengan jumlah warga terdampak banjir sebanyak 1.492 jiwa. Di Dusun Tempuran sebanyak 201 jiwa dan Dusun Bekucuk sebanyak 1.291 Jiwa. Sementara jumlah warga dengan usia rentan sebanyak 67 orang dan balita sebanyak 71 orang.

Data warga yang berobat ke Posko Kesehatan per tanggal 12 Januari, yang mengalani sakit ispa sebanyak 37 jiwa, trauma 14 jiwa, hipertensi 23 jiwa, sakit gastritis 34 jiwa, keluhan mual atau muntah 8 jiwa, sakit myalgia 33 jiwa, diare sembilan jiwa, gatal-gatal 47 jiwa, arthritis delapan jiwa dan cek kesehatan 12 jiwa.

“Iya yang banyak warga mengelukan sakit gatal-gatal dan pegal. Sampai siang tadi, ada 12 warga yang ke Posko Kewehatan dengan keluhan pegal dan gatal. Dari hari pertama, Puskesmas Sooko memang mendirikan Posko Kesehatan disini,” ungkap Perawat Desa Tempuran, Uswatun Khasanah, Selasa (12/1/2021). [tin/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar