Peristiwa

Warga Temukan Sumber Air Panas di Lereng Gunung Lawu

Kadisparbud Joko Trihono bersama rombongan saat menemukan Sumber air panas di air terjun kedung Gupit, Kamis (21/1/2021).

Magetan (beritajatim.com) –  Warga Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan temukan tiga sumber air panas baru pada kamis (21/1/2021) di lokasi air terjun Kedung Gupit tepat di lereng Gunung Lawu.

“Perjalanan dua jam dari air terjun yang sudah terkenal sebelumnya yakni air terjun Tirtosari,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Joko Trihono saat ditemui di kantornya, Jumat (22/1/2021).

Lanjutnya, sebenarnya penemuan sumber air panas tersebut sudah lama. Berawal dari warga yang sedang mencari sumber air untuk dialirkan ke pemukiman guna kebutuhan rumah tangga mereka.

“Secara tidak sengaja masuk ke bawah air terjun dan mendapati suhu air yang berbeda, terasa hangat,” ungkapnya.

Setelah diperiksa, ternyata benar ada sumber air panas pada dasar air terjun kedung gupit tersebut, bahkan bukan hanya satu mata air panas, tetapi ada tiga sumber air panas. Yaitu pada dasar air terjun pada dinding dan sebelah air terjun.

“Saya dan rombongan membuktikannya dan benar,  Debitnya kurang lebih satu dim setengah dengan panas kurang lebih 30 derajat celsius, ada bau belerang namun tidak menyengat,” ujar Joko.

Kadisparbud Joko Trihono bersama rombongan saat menemukan Sumber air panas di air terjun kedung Gupit, Kamis (21/1/2021).

Ia menambahkan, misal untuk dijadikan tempat wisata masih diperlukan waktu. Dikarenakan akses jalan menuju lokasi sumber air panas masih sangat sulit. Banyak semak belukar, dan pohon tumbang.

“Hutannya benar benar masih lebat. Misalkan dijadikan tempat wisata masih diperlukan akses infrastruktur jalannya terlebih dahulu,” imbuhnya.

Untuk sementara ini, pihaknya masih akan membicarakan dengan pihak desa Ngancar dan pihak perhutani, karena lokasi sumber air panas ini berada di area milik perhutani Lawu DS. “Yang pasti, wisata air panas ini cocok untuk wisata dan edukasi, bahkan mungkin untuk terapi penyakit,” pungkasnya. (asg/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar