Peristiwa

Warga Tempuran Mojokerto Terendam Banjir Selama 12 Hari

Banjir di Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Mojokerto (Beritajatim.com) – Banjir luapan Sungai Avour Watudakon di Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto memasuki hari ke-12. Sebanyak 439 rumah dan tiga bangunan fasilitas umum (fasum) terendam air. Sedangkan warga yang terdampak banjir sebanyak 1.492 jiwa.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Muhammad Zaini merinci, korban terdampak di Dusun Tempuran sebanyak 201 jiwa dan Dusun Bekucuk 1.291 Jiwa. Sementara jumlah warga dengan usia rentan sebanyak 67 orang dan balita sebanyak 71 orang.

“Di Dusun Bekucuk, ketinggian air di dalam rumah bervariasi, mulai 45 cm sampai 55 cm. Sementara di Dusun Tempuran, 55 cm sampai 75 cm. Tiga fasum juga terendam dengan ketinggian air antara 55 cm sampai 75 cm. Sedangkan di area persawahan yang terendam kurang lebih 12 hektar dengan ketinggian air 65 cm sampai 75 cm,” ungkapnya, Selasa (12/1/2021).

Masih kata Zaini, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Mojokerto melakukan assesment di lokasi kejadian. Pemeriksaan warga yang diduga sakit bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) dan perangkat Desa Tempuran serta monitoring Simona bilamana terjadi hujan di daerah hulu.

“Pembuatan indikator perubahan TMA di 5 titik bersama perangkat desa (saat ini terjadi penurunan di beberapa titik, turun antara 2 cm sampai 5 cm). Dapur Umum dari Dinsos menyiapkan 1.500 bungkus nasi untuk didistribusikan pada sore hari ini dan 3 unit pompa air kapasitas daya hisap 160 liter per detik (Milik BBWS Brantas),” jelasnya. [tin/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar