Peristiwa

Warga Semburat Melihat Personil Polres Bojonegoro Datang

Bojonegoro (beritajatim.com) – Jajaran Polres Bojonegoro melakukan patroli dalam rangka kesiapan menghadapi new normal selama pandemi Covid-19, Sabtu (11/7/2020) malam. Namun, melihat personil gabungan antara Polri, TNI, Dinas Perhubungan dan Satpol PP warga banyak yang semburat.

Seperti yang terjadi di Jembatan Sosrodilogo. Sejumlah warga yang sedang nongkrong di atas jembatan banyak yang langsung kabur dengan mengendarai sepeda motor masing-masing. Hal sama juga terjadi di bawah jembatan. Sejumlah pengunjung kaki lima berhamburan.

Menurut pengakuan salah seorang pedagang di bawah Jembatan Sosrodilogo, Supi, sebelum ada petugas yang melakukan patroli ada beberapa pengunjung yang sedang makan lontong dan beberapa minuman. Belum dibayar, pengunjung tersebut sudah kabur melihat petugas datang.

“Sudah dua kali ini seperti itu (pengunjung kabur). Dulu malah tidak ada yang bayar dan tidak kembali lagi setelah ada patroli,” ungkapnya.

Padahal, kata pedagang asal Kecamatan Trucuk itu, baru sekitar dua minggu terakhir ini dagangan mulai ramai kembali. Dia mulai pukul 16.00 WIB hingga malam berjualan lontong sayur dan minuman-minuman kemasan. “Kalau yang sudah kabur yang gak kembali lagi,” keluhnya.

Dalam pelaksanaan patroli gabungan dari TNI Polri dan Pemerintah Daerah tersebut, untuk memberikan imbuan kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan saat beraktivitas di luar rumah seperti menggunakan masker, mencuci tangan atau membawa hand sanitizer dan menjaga jarak.

“Kami sosialisaikan menjelang tatanan kehidupan baru tetap mematuhi protokol kesehatan seperti di warung kopi, cafe, kemudian di tempat kerumunan,” ungkap Kapolres.

Dalam menyongsong Era Tatanan Kehidupan Baru, lanjut Kapolres, pihaknya akan terus melakukan kegiatan partroli gabungan khususnya pada saat weekend. “Sesuai perintah dari pusat untuk mensosialisasikan atau memberi himbuan apa yang harus diperhatikan oleh masyarakat menjelang New Normal atau Tatanan Kehidupan Baru,” terang Kapolres Bojonegoro, AKBP M Budi Hendrawan.

Lanjut Kapolres, bahwa penularan Covid-19 yang cepat melalui percikan droplet atau ludah, maka dia berharap kepada masyarakat setiap beraktivitas di luar rumah agar menggunakan masker. Penggunaan masker akan menghambat terjadinya transmisi virus, hal ini dikarenakan masker dapat menampung virus yang keluar ketika seseorang berbicara, batuk dan bersin dari hidung atau mulut sehingga virus yang keluar tidak akan bertransmisi.

“Semua aktivitas mengeluarkan virus ketika kita berbicara, batuk dan bersin. Namun virus itu (Covid-19) akan tertampung oleh masker kalau kita menggunakan masker,” lanjutnya.

Menyongsong Era Tatanan Kehidupan Baru, Kapolres Bojonegoro menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Bojonegoro, untuk mematuhi dan disiplin protokol kesehatan yakni 3M, Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak atau jangan berkerumun. [lus/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar