Peristiwa

Warga RT 9 Desa Sidodadi Blokir Akses Masuk Proyek PT PII

Sidoarjo (beritajatim.com) – Ratusan warga Desa Sidodadi Kecamatan Candi menghadang puluhan truk muatan sirtu milik PT Purnama Indo Investama (Pll) yang akan masuk menuju lokasi pengurukan pembangunan perumahan Mutiara City Desa Banjarbendo, Kecamatan Sidoarjo, Kamis (22/10/2020).

Para warga menuntut pengembang Mutiara City untuk memperbarui perjanjian soal kompensasi jalan akses masuk, yang sudah berakhir dalam waktu empat bulan.

Dikatakan Sumadji Ketua RT 9 Desa Sidodadi Kec Candi aksi pemblokiran ini di picu karena masa kompensasi penggunaan akses selama empat bulan sudah habis. Namun pihak pengembang masih terus melakukan pengurukan dan truk-truk material masih lewat jalan kampung.

“Dulu janjinya akses yang dikewati untuk jalur pengurukan, durasinya empat bulan dan berakhir bulan Oktober kemarin. Namun sampai sekarang masih melakukan pengurukan dan belum ada perjanjian lanjutan,” katanya.

Sumadji menambahkan, bahwa perjanjian itu berlalu selama empat bulan dimulai 18 Mei, dan berahkir tanggal 18 September 2020. Perjanjian masa berlaku sudah habis, namun dari pihak pengembang belum melakukan pembaruan perjanjian. “Sebenarnya tanggal 21 September ada pertemuan antara warga dan pihak pengembang. Tapi hasilnya belum ada kesepakatan,” ungkap Sumadji.

Sementara itu di tempat yang sama Ali Hasan, sebagai kuasa hukum warga Desa Sidodadi RT 9 Kecamatan Candi mengatakan, dalam proses pembuatan perumahan Mutiara City itu sebelumnya ada semacam perjanjian antara warga dan pihak pengembang. “Karena perjanjian itu sudah tidak berlaku, maka warga meminta perjanjian itu diperbarui beserta kesepakatan baru,” tambah Ali.

Dari pantauan di lokasi bahwa ratusan warga itu memblokir jalan desa mulai pagi hari hingg siang dan tidak akan dibuka sebelum ada kesepakatan baru. Dari pihak pengurukan sempat akan memaksa masuk menerobos menuju lokasi pengurukan. Namun di perempatan, warga membendung secara fisik dan juga besi yang dipasangi spanduk penolakan. (isa/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar