Peristiwa

Warga Pasang Keranda Mayat dan Pocong di Portal Jalan Desa

Kediri (beritajatim.com) – Keranda mayat biasanya identik dengan prosesi pemakaman jenazah seseorang, namun apa jadinya jika keranda jenazah lengkap beserta pocong di taruh ditengah jalan. Cara ini merupakan ide kreatif dari warga Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 melalui pembatasan sosial.

Keranda mayat dan pocong sebagai portal jalan agar warga tidak keluar masuk secara bebas. Ini dilakukan oleh warga di Dusun Tondomulyo RT2 RW2 Desa Gadungan. Lengkap beserta ornamen yang biasa digunakan untuk prosesi pemakaman seperti bunga, lilin, tikar mayat dan juga payung jenazah pun ditaruh ditengah jalan.

Pemasangan keranda dan juga replika pocong ini sengaja dilakukan agar warga tidak bisa keluar desa dan juga begitu sebaliknya warga dari luar kampung tidak bisa masuk. Langkah lockdown lokal ini diambil oleh warga untuk mencegah penularan Covid-19 yang jumlahnya di kabupaten kediri setiap harinya terus mengalami penambahan jumlah korban.

Menurut Ketua Tokoh Masyarakat, Solikin, ide pemasangan ini merupakan spontan dari warga karena portal kayu yang sebelumnya biasa digunakan untuk menutup akses jalan sering dibuka tutup sendiri oleh warga.

“Ini merupakan sebagai pesan moral kepada seluruh masyarakat untuk selalu menaati protokol kesehatan agar tidak sampai menjadi korban keganasan Covid-19. Selain itu agar warga semakin sadar jika bahaya covid 19 sewaktu waktu bisa mengancam keselamatan semuanya,” kata Solikin.

Sementara itu menurut Fery, pemuda Desa yang biasa berjaga di lokasi mengaku, jika ada beberapa warga yang protes dengan keberadaan keranda jenazah dan pocong yang dianggap terlalu berlebihan karena membuat sebagian orang takut. Namun setelah diberi edukasi dan pemahaman akhirnya warga tersebut bisa menerima portal jalan desa yang dibuat oleh warga.

Pemerintah Desa Darungan menerapakan anjuran pemerintah agar silaturahmi Idul Fitri selama pandemi Covid 19 ini dilakukan secara virtual menggunakan media digital untuk menghindari kontak langsung dan kerumunan. [nm/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar