Peristiwa

Warga Mojokerto Temukan Mayat Bayi Laki-laki Mengambang di Sungai Kecil

Lokasi penemuan mayat bayi laki-laki di sebuah sungai kecil Desa Gayaman, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto.

Mojokerto (beritajatim.com) – Sesosok bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan mengambang di sebuah sungai kecil Desa Gayaman, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Senin (7/12/2020). Bayi laki-laki tersebut masih lengkap dengan ari-ari yang menempel.

Relawan Punokawan Mojopahit, Niki Mas Aden mengatakan, sekira pukul 06.50 WIB ia mendapatkan kabar dari warga setempat jika ada penemuan mayat bayi. “Ada warga WA kasih tahu ada penemuan mayat bayi di Desa Gayaman. Di pinggir sawah, di sebuah kali kecil dekat toilet umum,” ungkapnya.

Masih kata Aden, penemuan mayat bayi tersebut setelah ada warga satu keluarga ke toilet umum hendak buang air besar. Sementara sang anak menunggu ibunya duduk-duduk dekat sungai kecil. Ia melihat ada bayi mengapung di sungai kecil sehingga ia pun berteriak memanggil ibunya.

“Anaknya duduk-duduk teriak ada bayi saat melihat ke sungai kecil itu. Kemudian ibunya menghubungi warga. Di toilet bagian depan juga masih terlihat ada darah mungkin bekas lokasi bayi tersebut dilahirkan karena bayi ditemukan masih lengkap dengan ari-ari yang menempel,” katanya.

Bersama petugas dari Polsek Mojoanyar, sejumlah relawan mengevakuasi mayat bayi berjenis laki-laki tersebut ke kamar jenazah RSUD Prof Dr Soekandar Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Sementara di lokasi kejadian berkerumun warga yang ingin menyaksikan penemuan mayat bayi.

Sementara itu, Kapolsek Mojoanyar, AKP Airlangga Pharmady membenarkan, penemuan mayat bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut saat ada warga yang buang air besar ke toilet umum desa setempat. “Ada warga yang buang air besar ke toilet umum melihat ada bayi,” ujarnya.

Masih kata Kapolsek, saat ini mayat bayi berjenis kelamin laki-laki itu dari kamar jenazah RSUD Prof Dr Soekandar Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto telah dibawa ke RS Pusdik Gasum Porong. Pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus penemuan mayat bayi tersebut. [tin/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar