Peristiwa

Warga Modopuro Ramai-ramai Bersihkan Sungai Ledeng di Mojokerto

Warga membersihkan Sungai Ledeng. [Foto: misti/beritajatim]

Mojokerto (beritajatim.com) – Warga Desa Modopuro, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto ramai-ramai membersihkan aliran Sungai Ledeng yang mengalir di desa mereka. Ini menyusul, banyaknya sampah diduga limbah dari limbah pengolahan usus dan sampah rumah tangga.

Sungai sepanjang 200 meter yang memisahkan wilayah Dusun Sememi dengan Dusun Bangsri, Desa Modopuro beberapa hari ini ramai diberitakan. Menyusul permukaan air sungai dipenuhi sampah plastik dan limbah usus ayam, aroma tidak sedap juga tercium.

Permukaan sungai tertutup sampah. Jenis sampah yang mencemari sungai didominasi sampah rumah tangga berupa plastik dan usus ayam. Padahal, fungsi Sungai Ledeng sebagai saluran irigasi untuk mengairi sawah milik petani sekitar.

Pj Kepala Desa (Kades) Modopuro, Rokhim mengatakan, kegiatan bersih-bersih Sungai Ledeng tersebut dilakukan Pemerintahan Modopuro Peduli Kebersihan dalam rangka menormalisasi kembali Sungai Ledeng yang beberapa hari lalu tergenang minyak.

“Keterlibatan masyarakat hari ini, termasuk para UKM pemotongan ayam, usus, pengraji tahu tempe bekerja sama dengan DLH. Aksi bersih-bersih Sungai Ledeng ini merupakan respons atas kondisi sungai yang dipenuhi beragam jenis sampah,” ungkapnya, Minggu (10/11/2019).

Masih kata Rokhim, kegiatan tersebut melibatkan warga sekitar sungai, perangkat pemerintahan desa, karang taruna serta anggota paguyuban pengusaha Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di Desa Modopuro, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

“Langkah pertama membersihkan sungai. Langkah berikutnya menjaga sungai ini agar tidak dijadikan tempat membuang sampah atau limbah yakni dengan memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan terutama di sungai,” katanya.[tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar