Peristiwa

Warga Lumajang Gelar Tradisi Karapan Kerbau

Lumajang (beritajatim.com) – Petani di Desa Sumberrejo Kecamatan Sukodono untuk mengawali musim tanam akhir tahun menggelar tradisi Karapan Kerbau, Sabtu (19/9/2020). Kegiatan ini sebagai rasa syukur atas rejeki bercocok tanam di saat pandemi masih diberikan hasil yang cukup.

Tokoh Tani Sumberrejo, Mujiono mengatakan, sebelum teknologi pertanian untuk membajak sawah diganti mesin. Kerbau menjadi alat utama mengolah tanah. “Kami ingin mengingatkan warga, sebelum ada mesin, ada hewan ternak ikut mengolah tanah,” jelasnya pada wartawan.

Lanjut dia, tradisi kerapa kerbau digelar sebagai rasa syukur pada sang pencipta. Karena rejeki dan cobaan datangnya dari Allah SWT. “Semoga kerapan kerbau ini juga bisa mengangkat virus corona dengan rasa syukur,” terangnya.

Puluhan pasang kerbau dari berbagai pelosok desa di Lumajang berpartisipasi. Ribuan warga juga hadir untuk menyaksikan tradisi balapan kerbau di lahan sawah berlumpur.

Pemilik Kerbau, Satuhan (45) asal Desa Boreng Kecamatan Lumajang mengaku, tradisi kerapan kerbau adalah sarana menjalin silaturahim peternak. Selain itu, saling berbagi tips memelihara. “Kerapan kerbau ajang kumpul dan adu piawai pelihara hewan,” pungkasnya. (har/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim Foto

Air Terjun Telunjuk Raung

Foto-foto Longsor di Ngetos Nganjuk