Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Warga Kabupaten Pasuruan Gotong Royong Bantu Korban Banjir

Pasuruan (beritajatim.com) – Banjir yang melanda tiga kecamatan di Kabupaten Pasuruan menyebabkan ribuan rumah warga terdampak. Sebanyak 13 desa terendam banjir dengan ketinggian bervariasi mulai dari yang terdalam 1,5 meter di desa Kebrukan, Grati dan Toyaning, Rejoso, Sementara di wilayah Kedawung Kulon dan Wetan banjir mulai surut namun ketinggian masih sekitar 30 cm.

Wakil Bupati Pasuruan, Abdul Mujib menghimbau para warga dan perusahaan di wilayah Kabupaten Pasuruan agar bahu membahu saling membantu memberikan bantuan. Menurut Gus Mujib sapaan akrabnya hal ini merupakan wujud kepedulian terhadap sesama.

“Semoga banyak perusahaan yang mau membantu warga terdampak banjir. Karena ini merupakan wujud kepedulian terhadap sesama,” ujar Gus Mujib saat meninjau banjir di Rejoso pada Senin (18/1/2022).

Gus Mujib menambahkan jika pemerintah berupaya semaksimal mungkin untuk menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak banjir.
Hari ini sudah sebanyak 1600 nasi bungkus yang dibagikan kepada warga Kecamatan Grati dan Rejoso.

Gus Mujib menyatakan jika bantuan akan diupayakan terus ditambah sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Pemkab Pasuruan juga akan membangun dapur umum di wilayah Rejoso guna memenuhi kebutuhan warga.

“Untuk sementara kebutuhan warga adalah nasi bungkus. Kita juga membangun dapur umum di Rejoso. Khusus di Dusun Kebrukan, karena warganya juga tidak sedikit, bantuan yang dibagikan juga bantuan yang kita bagikan lebih banyak, ” imbuhnya.

Pihak pemerintah juga berupaya menyediakan bantuan berupa obat-obatan untuk warga. Melalui petugas Puskesmas Rejoso dan Puskesmas Kedawung menyuplai obat medis berupa obat diare, obat gatal dan sejenisnya.

“Dua hari, kami bersama Balai Besar Sungai Brantas juga melakukan pengerukan sampah dan normalisasi di sungai lekok. Petugas puskesmas juga akan menyuplai obat-obatan medis,” tutupnya. (ada/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar