Peristiwa

Warga Driyorejo Ditemukan Tak Bernyawa di Kali Surabaya

petugas Polsek Driyorejo Gresik sedang mengevakuasi warga Desa Kepuhklagen yang hanyut dan tenggelam di Kali Surabaya

Gresik (beritajatim.com) – Jasad korban Supriyadi (49) warga Desa Kepuhklagen, Kecamatan Driyorejo, Gresik yang tenggelam lalu hanyut di Kali Surabaya akhirnya ditemukan sudah tak bernyawa.

Korban pertama kali ditemukan oleh Sugeng (50) operator penyeberangan kali di Desa Driyorejo, Kecamatan Driyorejo. Saat itu, Sugeng kaget melihat ada jasad mengapung di barat perahunya. Tubuh korban sudah berubah warna, dan perutnya menggelembung akibat sudah lebih dua hari.

Kapolsek Driyorejo AKP M. Zunaedi melalui Kanit Reskrim Ipda Suhari menuturkan, jasad korban terbawa arus dari arah barat menuju hilir sungai arah timur. Sewaktu dievakuasi pihaknya dibantu sejumlah warga saat hendak dibawa ke daratan. “Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Saat kami melakukan identifikasi korban,” ujarnya, Minggu (21/03/2021).

Sebelum ditemukan tak bernyawa. Korban yang bernama Supriyadi dikabarkan hilang sejak Jumat (19/3). Keluarga korban pun membenarkan ada anggota keluarganya yang hilang. “Pihak keluarga korban menolak dilakukan autopsi. Untuk memperkuat ini, hanya dilakukan visum luar dengan dilampirkan surat pernyataan dari keluarga dan dikuatkan oleh kepala desa setempat,” imbuh Suhari.

Sewaktu ditemukan, korban hanya mengenakan celana panjang. Jasadnya yang membiru dan membengkak mengeluarkan bau yang kurang sedap karena hanyut dan tenggelam lebih dari dua hari. [dny/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar