Peristiwa

Warga Bulak Banteng Percayakan Rusunawa dan SD ke Machfud Arifin

Surabaya (beritajatim.com) – Calon Wali Kota (Cawali) Surabaya Machfud Arifin terus menerima kepercayaan masyarakat untuk meneruskan program pembangunan di Kota Pahlawan.

Tak terkecuali, rencana warga Kelurahan Bulak Banteng yang menginginkan adanya pembangunan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) serta Sekolah Dasar (SD).

“Kami masyarakat Bulak Banteng mempercayakan sepenuhnya kepada Pak Machfud Arifin untuk meneruskan pembangunan Kota Surabaya. Untuk di wilayah kami, kami ingin beliau membangunkan Rusunawa dan SD,” kata Tokoh Masyarakat Bulak Banteng, H. Yanto.

Dia menambahkan, di kediamannya terdapat lahan kosong milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, lahan kosong tersebut saban hari selalu dijaga warga. Sebab, dia melanjutkan, warga khawatir akan digunakan untuk kepentingan pribadi.

Lantaran, dia mengungkapkan bahwa warga Bulak Banteng, tepatnya di RW. 01 menginginkan lahan tersebut diperuntukkan untuk pembangunan Rusunawa dan SD.

Machfud Arifin

“Lahan milik pemkot ini selalu kami jaga, misalnya ada yang ingin menggunakan pasti kami larang. Lebih baik lahan ini diperuntukkan kepentingan masyarakat banyak daripada hanya segelintir orang,” katanya.

Sama halnya Yanto, Ketua RW. 01 Bulak Banteng, Syaiful menuturkan, dibangunnya rusunawa agar masyarakat kecil memiliki hunian yang layak. Terlebih dalam situasi darurat Covid-19 seperti sekarang ini banyak masyarakat yang mengalamk penurunan ekonomi.

“Masyarakat kami memiliki keterbatasan ekonomi, apalagi di tengah pandemi ini penghasilan semakin berkurang. Jika ada rusunawa sewa rumah dapat menjadi lebih murah daripada harus menyewa di tempat lain,” kata Syaiful.

Di sisi lain, dia mengungkapkan lokasi SD Negeri yang sudah ada sekrang terlalu jauh dari masyarakat. Apalagi dengan diterapkannya sistem zonasi tentu akan memberatkan masyarakat dari luar daerah.

Masyarakat pun terpaksa harus memasukkan anaknya ke sekolah swasta karena sekolah negeri tidak dapat menampung murid dari daerah lain.

“Anak-anak jadinya sekolah di swasta sedangkan kemampuan ekonomi para warga terbatas. Maka dari itu kami juga berharap agar Pak Machfud Arifin juga membangun SD di lahan kosong ini,” tutupnya. (hen/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar