Peristiwa

Fenomena Alam

Warga Berburu Ikan Mabuk di Ranu Pakis Lumajang

Lumajang (beritajatim.com) – Ratusan warga tumplek blek ke Ranu Pakis untuk berburu ikan mabuk alias koyok, Senin (5/8/2019) siang. Dengan menggunakan alat seadanya seperti jaring, tombak dan jala memburu berbagai jenis ikan di ranu bekas letusan vulkanis Gunung Lemongan.

“Koyok namanya kalau ikan mabuk,” ujar Usman salah satu warga Desa Ranu Pakis Kecamatan Klakah.

Masih kata, ikan mabuk di ranu pakis lantaran endapan belerang naik ke permukaan danau. Sehingga, ikan tidak memiliki banyak simpanan oksigen.

“Ini disebabkan perbedaan suhu udara diatas dan bawah ranu,” jelasnya.

Warga menggunakan perahu getek dari bambu untuk bisa ke tengah danau untuk memburuu ikan. Bagi warga tidak berani hanya menyisir dipinggiran ranu.

Banyaknya ikan hasil tangkapan warga, membuat harga murah. Satu kilogram ikan mabuk ranu pakis dijual Rp. 5 – Rp. 10 ribu.

“Monggo mas mumpung murah,” ujar Sulasmi salah satu perempuan tua penjual ikan mabuk.

Sebulan ikan mabuk di ranu pakis, fenomena yang sama terjadi di Ranu Klakah. (har/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar