Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Warga Balongwono Mojokerto Usir Keluarga Tersangka Informan Polisi Gadungan

Ratusan warga Desa Balongwono, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto saat mengusir keluarga tersangka. [Tangkapan layar]

Mojokerto (beritajatim.com) – Keluarga tersangka polisi gadungan Vicky Andri Asmoko (29) diusir warga Dusun Wates Lor, Desa Balongwono, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Rabu (11/5/2022) malam.

Aksi warga ini buntut dari penangkapan tiga pelaku polisi gadungan yang diamankan warga pada, Sabtu (7/5/2022) lalu.

Warga geram dengan tersangka yang bertugas sebagai informan komplotan polisi gadungan yang selama ini beraksi di desa mereka. Meski polisi akhirnya mengamankan tersangka pasca penangkapan tiga pelaku, namun kekesalan warga tak bisa dibendung hingga akhirnya mengusir keluarga tersangka.

Tersangka selama ini tinggal bersama keluarga bersama ayah Muslikin (63), ibu Amana (58), adik perempuan Ade Irma dan keponakan tersangka di Dusun Wates Lor, Desa Balongwono. Sebelumnya Pemerintah Desa (Pemdes) Balongwono mengundang tokoh masyarakat dan lembaga desa.

Namun ratusan warga datang ke Balai Desa Balongwono untuk melihat musyawarah. Warga membuat surat pernyataan lengkap dengan tanda tangan terkait permintaan agar keluarga tersangka keluar dari Desa Balongwono. Usai membuat surat pernyataan, ratusan warga langsung mengusir satu keluarga tersangka tersebut.

Ratusan warga Desa Balongwono, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto saat mengusir keluarga tersangka. [Tangkapan layar]
Aksi warga yang spontan karena kekesalan tersebut sempat menimbulkan ketegangan hingga akhirnya pihaknya dari Polsek Trowulan bersama Pemdes Balongwono berhasil meredakan kemarahan warga. Petugas mengamankan keluarga tersangka menggunakan mobil milik Polsek Trowulan.

Kepala Desa (Kades) Balongwono, Puji Wahyu Ningsih mengatakan, awalnya pihaknya berniat mengundang tokoh masyarakat dan lembaga desa untuk bermusyawarah terkait penangkapan kasus polisi gadungan.

“Ternyata ada salah satu warga kami yang menjadi pelaku. Ini membuat warga kami tercoreng nama Desa Balongwono ini,” ungkapnya.

Masih kata Kades, masyarakat sebenarnya hanya mengundang tokoh masyarakat dan lembaga desa, namun warga antusias untuk melihat proses musyawarah di Balai Desa Balongwono. Musyawarah mufakat dihasilkan keluarga tersangka keluar dari Desa Balongwono selamanya.

“Permintaan warga keluarga tersangka keluar dari Dusun Wates Lor, Desa Balongwono selama-lamanya. Saya sudah meredam untuk besok (Kamis hari ini) paling bisa kita panggil ke desa tapi warga tidak mau tapi malam ini juga segera diusir dari Dusun Wates Lor. Warga ke rumah tersangka dan menyaksikan keluarga tersangka keluar” katanya.

Ratusan warga Desa Balongwono, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto saat mengusir keluarga tersangka. [Tangkapan layar]

Pemdes berusaha meredam emosi warga dan diputuskan keluarga tersangka harus meninggalkan rumah pada saat itu juga. Pemdes bersama ratusan warga beranjak ke rumah orang tua tersangka yang berada di Dusun Wates Lor RT 12 RW 4. Kades membenarkan, permintaan warga tersangka disertai surat pernyataan.

“Sepengetahuan kami, Vicky (tersangka) ini informan kepada pelaku tiga orang yang sudah tertangkap itu untuk mengambil warga kami yang tidak bersalah. Tiga kali tapi satu kali kemarin ketangkap warga, jadi dua kali ada dua korban dimintai uang total Rp75 juta. Modusnya sama, mengaku polisi dari Polda Jatim,” jelasnya.

Para pelaku menjemput paksa korban yang merupakan warga Desa Balongwono di rumah dengan dalil terjerat kasus narkoba. Kades menjelaskan, jika keluarga tersangka diamankan anggota Polsek Trowulan untuk menghindari aksi anarkis warga yang kesal.

Sumber beritajatim.com menyebutkan, keluarga tersangka berbagi peran dalam menjalankan aksinya. Setiap kali warga Desa Balongwono mendapatkan masalah, keluarga tersangka datang menawarkan bantuan yang ujung-ujungnya meminta sejumlah uang untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Sebelumnya, warga mengamankan tiga orang polisi gadungan yang melakukan pemerasaan di Dusun Kweden, Desa Balongwono, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (7/5/2022) malam. Sementara informan Vicky Anggi Asmoko yakni warga Dusun Wates Lor, Desa Balongwono diamankan Satreskrim Polres Mojokerto. [tin/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar